KPU Coret Sudarmin, DPP Demokrat Turun Tangan

Senin, 25 Maret 2019 - 14:51 WIB

FAJAR.CO.ID, SIDRAP — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat menganggap serius masalah yang dihadapi salah satu kadernya, Sudarmin Baba.

Sejumlah petinggi DPP Demokrat, mulai dari Sekretaris Jenderal (Sekjen), Hinca Panjaitan XIII, turun tangan mengawal pencoretan Sudarmin alias Baba dari Daftar Calon Tetap (DCT) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidrap.

Dalam acara konferensi pers yang dilaksanakan DPP Demokrat di Warung Itik Labugis, Pangkajene, Sidrap, Senin, 25/3/2019, partai ini medesak KPU Sidrap mengembalikan status DCT Sudarmin sebagai calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Sidrap.

“Kami menganggap masalah ini sangat serius. Kami ingin masalah ini segera tuntas dan memutuskan bahwa Pak Sudarmin tidak bersalah dengan memerintahkan KPU Sidrap mengembalikan namanya sebagai Caleg DPRD Sidrap. Mengapa? Sebab menurut kami tidak ada hubungannya dengan pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilukada (Pilkada),” ujar Hinca.

Keputusan KPU Sidrap menganggap Sudarmin Tidak Mememuhi Syarat (TMS) karena telah menjalani masa hukuman pelanggaran Pilkada, sebut Hinca, sama sekali tidak ada kaitannya dengan Pileg 2019.

Pihak penyelenggara, sebutnya lagi, mestinya cermat dengan masalah Pilkada yang telah dijalani Sudarmin. Bukan sebaliknya, ditarik jauh ke belakang lalu mengait-ngaitkan dengan Pileg 17 April 2019.

“Sekali lagi ini serius dan saya minta keputusan KPU Sidrap itu dibatalkan guna memberikan hak konstitusional kader kami Sudarmin untuk ikut berkompetisi secara sehat di Pileg nanti. Karena kalau tidak, jelas akan mencederai demokrasi yang sekian lama susah payah dibangun,” akunya.

Dalam kesempatan itu, Hinca juga mengimbau Bawaslu Sidrap untuk cepat menyelesaikan persoalan yang ditujukan kepada Sudarmin tersebut. “Masalahnya, waktu Pileg semakin singkat. Sisa 23 hari lagi. Bagaimana pun hak konstitusional Bapak Sudarmin selaku caleg dari Demokrat harus dijamin,” katanya.

Sementara itu, Ketua BPOKK DPC Partai Demokrat Sidrap, Ahmad Jafar menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal terus masalah yang dihadapi Sudarmin tersebut.

Perkembangan terkini, sebutnya, masih dalam proses mediasi. “Yang jelas kami masih menempuh tahap ajudikasi. Pun dalam waktu dekat belum ada hasil, maka kami akan menempuh upaya hukum berdasarkan fakta-fakta yang ada,” ujar Ahmad Jafar.(eby)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.