Mahkamah Agung Perberat Hukuman jadi 1 Tahun 6 Bulan, Ridho Rhoma akan Kembali Dipenjara

0 Komentar

Menuntaskan rehabilitasi, Ridho Rhoma bersama Sonet 2 band manggung saat malam pergantian tahun 2018 ke 2019. (JPC)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pedangdut Ridho Rhoma telah bebas sejak 25 Januari 2018. Ia keluar dari Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur, usai menjalani masa hukuman selama 10 bulan atas kasus narkoba.

Namun, Ridho Rhoma harus kembali ke bui. Lantaran, Mahkamah Agung (MA) memperberat hukuman putra raja dangdut tersebut.

Kepala Biro dan Humas MA, Abdullah mengatakan bahwa hakim dalam putusan kasasinya telah melakukan perbaikan atas vonis yang dijatuhkan kepada Ridho Rhoma terkait penyalahgunaan narkotika.

“Iya benar itu, ada kasasi tolak dengan perbaikan. Pidananya jadi 1 tahun 6 bulan,” ungkap Abdullah saat dihubungi melalui telepon oleh JawaPos.com, Senin (25/3).

Oleh karena itu, meski sudah menjalani rehabilitasi, Ridho Rhoma harus kembali dipenjara. Namun, kabar tersebut rupanya belum sampai ke keluarga Ridho Rhoma. Hal itu disampaikan oleh kuasa hukum Ridho Rhoma, Achmad Cholidin.

“Belum tahu. Seharusnya, kita yang lebih tahu kalau urusan hukum,” ujar kuasa hukum Ridho Rhoma, saat dihubungi, Senin (25/3).

“Ini saya baru cek ke pak Andi Samsan (Jubir MA). Soalnya, di website Mahkamah Agung juga belum ada, tapi kok pak Andi Samsan sudah rilis,” lanjut Achmad Cholidin.

Pemilik nama asli Muhammad Ridho Irama diketahui ditangkap petugas Satuan Narkoba Polresta Jakarta Barat, di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, pada 24 Maret 2017.

Menurut Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Suhermanto, kala itu, Ridho Rhoma menggunakan narkoba jenis sabu. Petugas menemukan barang bukti sabu 0,7 gram, yang dibeli dari seseorang seharga Rp 1,8 juta.

(JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar