Pelatih Indonesia: Jangan Salahkan Egy, Jangan Salahkan Marinus

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, HANOI—Pelatih tim nasional U-23 Indonesia, Indra Sjafri memikul seluruh tanggung jawab untuk kegagalan timnya melaju ke putara final Piala Asia 2020. Ia meminta tidak ada yang menyalahkan pemainnya termasuk Egy Maulana Vikri dan Marinus Wanewar yang gagal memanfaatkan peluang bagus saat menghadapi Vietnam di laga kedua grup K kualifikasi Piala Asia U-23 2020, di Stadion My Dinh, Hanoi, Minggu malam.

“Semua tanggung jawab ada di tangan saya, jangan menyalahkan Egy, jangan menyalahkan Marinus (Mariyanto Wanewar), jangan menyalahkan individu pemain, itu tidak baik. Itu kalau mau sepak bola Indonesia selalu bergairah pemainnya,” tegas Indra.

Bagi Indra, para pemainnya sudah merespons permainan Vietnam dengan sangat baik. “Pemain saya sudah berjuang, apa yang salah ya sepak bola begitu. Kalau tadi menang, saya yakin tadi Egy tidak dinilai salah, ini kan karena ada kekalahan semuanya. Saya enggak mau menyalahkan individu pemain,” tegasnya.

Pelatih yang sukses membawa Indonesia juara Piala AFF U-22 2019 ini mengatakan, seluruh keputusan soal pemain ada di tangannya. “Mengapa keputusan itu diambil? Karena semua keputusan pemain siapa yang harus diturunkan, siapa yang diganti itu keputusan pelatih. Karena orang di luar hanya tahu kulit-kulitnya saja, tidak tahu dalamnya,” jelas Indra.

Pada laga kontra Vietnam, Indonesia kalah 0-1 lewat gol injury time tuan rumah. “Sayang, kami kebobolan lewat set-piece bukan dari open play. Sebenarnya game plan kami sangat baik, 90 persen berjalan baik pergantian pemain juga baik,” kata Indra. (PSSI/amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment