9 Persen Sekolah Belum Terjangkau Internet

Selasa, 26 Maret 2019 - 16:46 WIB

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy (kiri) saat melakukan sidak UNBK di SMK El Hayat, Kota Malang, Selasa (26/3). (Fisca Tanjung/JPC)

FAJAR.CO.ID, MALANG – Setidaknya masih ada 9 persen sekolah di Indonesia yang belum terjangkau jaringan internet. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) lantas menargetkan 100 persen sekolah sudah terhubung dengan internet pada tahun depan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyebutkan, tahun ini ada kenaikan cukup drastis terkait jumlah sekolah yang sudah menggunakan komputer. Angkanya mencapai 91 persen.

“Peserta ujian nasional sekarang sudah menggunakan komputer. Tinggal 9 persen itu wilayah-wilayah yang memang belum terjangkau, terutama jaringan online. Mudah-mudahan tahun depan bisa 100 persen (tersambung jaringan internet),” papar Muhadjir saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMK di Kota Malang, Selasa (26/3).

Setelah melakukan sidak, Muhadjir menyampaikan bahwa penyelenggaraan UNBK di Malang cukup bagus. Rata-rata, penyelenggaraannya sudah sesuai dengan aturan.

“Misalnya pengawasnya ditukar dengan sekolah lain. Kemudian tidak boleh ada seorang pun masuk ketika ujian, Termasuk menteri juga nggak boleh masuk. Saya kira standar itu sudah dipatuhi di lapangan,” jelasnya.

Begitu pula pelaksanaan UNBK di lokasi terdampak bencana yang tidak mengalami kendala. Sebelumnya, Kemendikbud telah mengirimkan sejumlah komputer ke lokasi bencana. “Begitu selesai bencana, kami drop komputer besar-besaran di tempat itu. Sudah kami antisipasi,” ungkap mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu.

Sementara itu, UNBK dengan sistem soal yang diacak bagi setiap siswa diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan hingga 99 persen. “Artinya tidak ada lagi kecurangan. Tidak ada lagi soal bocor,” tutur Muhadjir.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.