Anak Tidak Semangat Belajar? Berikut Faktor Pemicunya

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Memberikan edukasi kepada anak-anak dan membuat mereka dengan senang hati mempelajari sesuatu bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan kesabaran dan cara-cara yang kreatif untuk membuat anak-anak tetap berfokus pada satu topik tertentu.

Vera Itabiliana Hadiwidjojo, Psikolog Anak menerangkan bahwa apabila anak malas atau tidak bersemangat belajar merupakan hal wajar karena anak dipengaruhi oleh beberapa faktor. Ada tiga faktor yang berperan terhadap kurangnya semangat anak untuk belajar yakni pertama gaya belajar.

“Agak susah suruh anak duduk diem belajar, kalau kita rasa gak pas pasti dia akan bilang ‘aduh aku tuh gak gitu mau belajarnya’,” kata Vera saat pembukaan Hansaplast “First Aid Rescue” Establishment di KidZania Jakarta, Senin (25/3).

Faktor kedua adalah waktu belajar yang kurang tepat. “Misal orangtua mengajak anak belajar pada pukul 16.00 namun sang anak tampak tidak semangat, ternyata di jam tersebut film kartun favoritnya main,” katanya.

Dan faktor ketiga ialah metode belajar yang kurang menyenangkan sehingga membuat anak bosan. “Belajar baca dan menulis aja jadi bosan. Padahal dengan bermain anam jadi semangat. Kalau anak dipaksa belajar otaknya akan memblok jadi pelajaran gak masuk,” jelas Vera.

Usia dini adalah masa ketika anak menghabiskan sebagian besar waktu untuk bermain. Bermain bisa dimanfaatkan orangtua menyusupkan sesuatu lewat bermain.

Rasa senang seperti yang dialami saat bermain, meningkatkan hormon endorfin, dopamin dan asupan oksigen ke otak, yang membuat anak-anak semakin atentif dan terlibat dalam proses belajar.

“Karena itu, pembelajaran pada pendidikan anak usia dini sebaiknya dilakukan melalui bermain dan berbagai kegiatan yang mengandung prinsip bermain,” jelas Vera.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...