Menjambret Kalung Seorang Nenek 84 Tahun, Dua Pria Didor!

0 Komentar

Dua penjambret di Balikpapan, Kalimantan Timur, diganjar timah panas. (Dok. Prokal.co/JPC/Group Fajar)

FAJAR.CO.ID, BALIKPAPAN – Pelarian Irhamsyam, 42, dan Surianto, 53, terhenti. Tersangka kasus pencurian disertai kekerasan itu diringkus tim Reskrim Polres Balikpapan, Senin (25/3). Sebutir timah panas dihadiahi polisi di kaki masing-masing tersangka.

Kasat Reskrim Polres Balikpapan, AKP Makhfud Hidayat mengatakan, keduanya ditangkap setelah pihaknya menerima laporan adanya penjambretan dengan kekerasan.

Minggu (24/3) kemarin, sekira pukul 10.00 Wita, cerita Makhfud, Irhamsyam dan Surianto mendatangi sebuah rumah di Jalan RE Martadinata, Nomor 04, RT 25, Kelurahan Mekar Sari,Balikpapan Tengah. Rumah tersebut milik seorang nenek bernama Mursini, 84.

Setelah tiba, Irhamsyam masuk ke rumah itu dan menghampiri Mursini. Sedangkan Surianto menunggu di atas sepeda motornya di depan rumah.

Di sana, Irhamsyam bertanya-tanya soal dagangan yang dijual di warung tepat di depan rumah Mursini. Namun, tiba-tiba, Irhamsyam merampas kalung emas dari leher Mursini hingga menyebabkan lehernya memar. Kemudian Irhamsyam kabur bersama Surianto menggunakan sepeda motor.

“Jadi, modus yang digunakan oleh kedua tersangka yakni pura-pura bertanya kepada korbannya (Mursini),” kata Makhfud dikutip dari Prokal.co (Jawa Pos Group), Selasa (26/3).

Namun bukan tanpa perlawanan. Cucu Mursini, Rizal Audy Bayu Ramadhan, 25, sempat mengejar dan berhasil menangkap Irhamsyam dan Surianto.

Namun nyali Rizal ciut lantaran ditakut-takuti Irhamsyam menggunakan sebilah badik. Mereka pun berhasil lolos dari sergapan Rizal. “Tapi hari (25/3) ini kami berhasil menangkap mereka,” ungkap perwira balok tiga di pundak itu.

Dijelaskan Makhfud, Irhamsyam dan Surianto ditangkap di rumahnya masing-masing. Irhamsyam ditangkap di kawasan Kelurahan Gunung Sari Ilir. Sementara Surianto diciduk di kawasan Kelurahan Prapatan.

Namun, karena saat akan ditangkap mereka berontak dan mencoba kabur, petugas pun melumpuhkan kakinya dengan sebutir timah panas. “Ya, saat ditangkap mereka melawan mau kabur. Jadi, kakinya kami tembak,” bebernya.

Selain menangkap Irhamsyam dan Surianto, petugas juga mengamankan beberapa barang bukti yang digunakannya untuk tindak kejahatan. Yaitu, sebilah badik, satu unit sepeda motor Jupiter MX King dan kalung milik Mursini.

“Kalungnya belum sempat dijual,” sebutnya.

(JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...