Polisi Selidiki Dugaan Muncikari Perdagangan Anak

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ilyas (32) ditangkap karena telah dilaporkan memperkosa di Wisma Royal. Korbannya NS yang masih berusia 16 tahun.
Kendati demikian, polisi masih mengembangkan kasus tersebut. Tidak menutup kemungkinan kasus itu ternyata justru melebar ke perkara perdagangan anak di bawah umur yang melibatkan muncikari seperti Rudi (27). Lantaran tetangga NS itu sendiri yang mengajak dan mengantarkan NS ke tamu wisma tersebut.
“Ada dua berkas (perkaranya) itu. Satunya untuk tersangka Ilyas terkait persetubuhan anak di bawah umur. Satunya lagi, untuk teman korban yang juga terlibat, Rudi dan DN (17), terkait eksploitasi ekonomi anak di bawah umur,” terang Indratmoko, Selasa, 26 Maret.
Rudi dan DN itulah yang menjadi corong perkenalan korban dengan tersangka. Indratmoko menduga ada unsur perdagangan seks di bawah umur dalam kasus tersebut. Apalagi, korban sendiri merupakan rekan kerja DN. Keduanya sudah berteman selama tiga tahun.
“Karena menurut pelaku (Rudi), korban sendiri yang mau diajak dan dikenalkan dengan tersangka. Rudi juga mendapatkan upah dari mengantarkan korban ke wisma itu. Jadi, tidak menutup kemungkinan ada ke arah situ (sebagai muncikari),” lanjut Indratmoko. Meski begitu, pihaknya juga masih menunggu hasil visum seutuhnya dari tim RS Bhayangkara.
Pelaku, Ilyas pun mengakui telah melakukan tindakan bejat itu ke korban. Ia yang meminta Rudi untuk membawa korban ke wisma yang ditinggalinya selama beberapa hari itu. Imbalannya dengan memberikan sejumlah uang kepasa Rudi. Bahkan, Ilyas ditangkap saat masih menginap di wisma tersebut. (mam)
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar