Buang Bayi di Kloset Bandara, Siswi SMA Divonis 114 Bulan

FAJAR.CO.ID--Divonis majelis hakim 9 tahun 6 bulan penjara (114 bulan), Nurul Diah, 18, seorang siswi SMA akhirnya menerima putusan majelis hakim. Warga Kelurahan Jaraksari, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah ini, terbukti membuang bayinya usai melahirkan di kloset Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, 19 Oktober 2018.

"Kemarin sudah dibicarakan, kata terdakwa tidak mengajukan banding. Artinya menerima putusan majelis hakim dan akan menjalani hukumannya sesuai putusan," kata kuasa hukum terdakwa, Indra Gunawan, dari Jawa Pos (FAJAR Group), Rabu (27/3).

Jaksa penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa agar diganjar 12 tahun penjara. Tapi pada persidangan, majelis hakim yang diketuai Pujiono, memvonis hukuman penjara kurang 2 tahun 4 bulan dari tuntutan jaksa.

Sementara JPU yang menangani perkara itu, Mirhan saat dikonfirmasi mengaku belum mendapat petunjuk dari atasannya, apakah banding atau terima. Dia mengatakan harus menunggu arahan.

"Masih ada waktu tujuh hari lagi. Tapi, sampai saat ini belum ada persetujuan dari Kasi Pidum yang menyatakan, apakah menerima putusan atau menyatakan banding. Nanti kalau sudah ada persetujuannya, akan saya beritahukan," terangnya.

Penemuan bayi di kloset bandara terjadi 19 Oktober 2018. Nurul Diah selaku terdakwa tiba bersama orangtuanya di Bandara SAMS Sepinggan sekira pukul 23.00 Wita. Setelah turun dari pesawat, terdakwa langsung permisi ke orangtuanya, ingin ke toilet karena merasa perutnya mules. Rombongan keluarga terdakwa tiba di Balikpapan lantaran hendak mengunjungi keluarganya yang bekerja di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...