Dibantai Italia, Kolvidsson: Ini Mungkin Tampak Bodoh

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, PARMA—Pelatih Liechtenstein Helgi Kolvidsson menegaskan mereka melakukan beberapa hal baik saat kalah 6-0 dari Italia. Meski begitu, ia mengatakan, itu tampak bodoh.

“Ini mungkin tampak bodoh, tetapi meskipun kalah 6-0, saya pikir kami melakukan beberapa hal baik malam ini,” kata Kolvidsson dalam konferensi persnya setelah pertandingan seperti dikutip dari Football Italia.

“Dengan dua gol pertama, itu hanya kelas murni dari para pemain Italia. Secara taktis, itu adalah kinerja yang positif, karena sementara kita dapat melihat kesalahan di babak pertama, kami melakukannya dengan sangat baik di babak kedua hingga 10 pemain,” tambahnya.

Sang pelatih yang kehilangan Daniel Kaufmann menyebut, Italia dengan semua kualitas yang mereka miliki pantas menang. “Jelas, kami perlu meningkat dalam situasi satu lawan satu, tetapi dua gol pertama datang dari kecepatan. Para pemain Italia jauh lebih cepat daripada kita, jadi akan mengejutkan jika mereka tidak bermain seperti itu,” jelasnya.

Pesta gol Italia dimulai oleh Stefano Sensi di menit ke-17. Gelandang Paris saint Germain (PSG), Marco Verratti kemudian menggandakan keunggulan di menit ke-32. Hanya berselang tiga menit, bomber veteran, Fabio Quagliarella mengubah skor menjadi 3-0 lewat titik putih.

Di menit ke-45, bek tim tamu, Daniel Kaufmann menyentuh bola dengan tangannya dan dikartu merah setelah melakukan protes keras. Karena insiden terjadi di kotak terlarang, Italia juga mendapat hadiah penalti yang kembali dieksekusi Quagliarella dengan baik.

Penyerang muda Italia, Moise Kean tak mau kalah dengan para seniornya. Di menit ke-70, striker Juventus berusia 19 tahun tersebut juga mencatatkan namanya di papan skor usai menyelesaikan umpan Quagliarella. Pesta gol Italia kemudian ditutup oleh Leonardo Pavoletti di menit ke-76. (Football Italia/amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...