Lokasi Temuan Jaladwara Sleman Belum Akan Diteliti

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SLEMAN – 2 Jaladwara ditemukan di lereng Gunung Merapi. Tepatnya di RT 2/33, Dusun Salam, Desa Wukirsari, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ).

Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) belum berencana melakukan penelitian lebih lanjut. Sebab belum ada temuan lain yang menguatkan keberadaan candi di lokasi tersebut.

“Kami belum merencanakan melakukan penelitian di lokasi tersebut. Karena belum ditemukan indikasi lain tentang adanya candi di lokasi temuan Jaladwara,” kata Kepala Unit Penyelamatan, Pengembangan, dan Pemanfaatan BPCB DIJ Muhammad Taufik saat dihubungi, Selasa (26/3).

Taufik menduga, Jaladwara itu lokasi aslinya bukan di tempat temuan. Kemungkinan karena terbawa arus Kali Opak atau bisa juga ada orang yang membawa dan menaruhnya di lokasi itu.

Meski belum ada rencana melakukan ekskavasi, namun petugas telah mendokumentasikan lokasi temuan. Termasuk letak koordinat astronominya. “Ini juga salah satu bentuk pelestarian. Yaitu, preserv by record,” ucapnya.

Di Dusun Kesanga, Desa Wukirsari, yang letaknya sekitar 200 meter ke arah timur lokasi temuan Jaladwara juga ada banyak batu yang diduga bagian dari candi. Bebatuan itu berukuran sekitar 20-25 sentimeter dan sudah dibuat kolam ikan oleh warga setempat. “Kemungkinan Jaladwara itu bisa dari sana,” papar Taufik.

Di sekitar Dusun Wukirsari juga pernah ditemukan adanya sebuah Yoni. Yakni, bagian dari sebuah candi. “Yoni itu kami simpan di kantor perikanan daerah situ,” imbuhnya.

Banyaknya temuan memang menguatkan dugaan ada sebuah candi. Mungkin besarnya seperti Candi Kalasan atau Kedulan. Namun saat ini kondisi di lokasi sudah dibuat kolam oleh warga sekitar.

(JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...