Sering Alami Kekerasan, Pemkot Palopo Prioritaskan Perlindungan Anak

Rabu, 27 Maret 2019 - 14:35 WIB

FAJAR.CO.ID, PALOPO — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Palopo menggelar lanjutan pendampingan KLA tahun 2019 yang diadakan di Auditorium Saokotae, Rumah Jabatan Wali Kota Palopo, Rabu, 27 Maret 2019.

Asisten I Bidang Pemerintahan, Burhan Nurdin, mengatakan, setelah disahkannya perda tentang perlindungan anak maka Pemkot Palopo sudah harus lebih fokus untuk melaksanakan misi terkait perlindungan anak.

“Ini penting kita focuskan karena anak sebagai generasi penerus bangsa sangat membutuhkan keberadaan kita sebagai stakeholder untuk berkontribusi terhadap perkembangan mereka kelak,” ungkap Burhan.

Segala bentuk kontribusi Pemkot tentunya bisa berjalan dengan baik jika kita dapat bekerjasama untuk mengerjakan sesuatu hal yang nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan khususnya bagi anak-anak di Kota Palopo.

“Menjadi kota layak anak tentu tidak semua daerah bisa meraihnya sementara kota Palopo telah banyak mendapatkan prestasi dan penghargaan terkait itu, sehingga kita tinggal melakukan pembenahan,” ujarnya.

Ditambahkan Burhan, sesuai perintah dan amanah Wali Kota, para stakeholder tidak boleh asal kerja. Setiap pekerjaan harus maksimal karena ada target yang harus dicapai dan kegiatan ini harus terus didukung untuk mendapatkan hasil yang baik.

Pada kesempatan yang sama, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Palopo, Suriani Suli mengatakan bahwa kegiatan kali ini merupakan lanjutan dari kegiatan yang pernah dilakukan sebelumnya.

“Karena dalam waktu dekat ada verifikasi mengenai kota layak anak. Di mana pada penilaiannya harus mendapatkan nilai sehingga kita dituntut untuk lebih giat agar mencapai target poin,” jelas Suriani.

Lanjutnya, sekarang ini pihaknya masih mengumpulkan data dari tahapan tahapan yang nantinya harus di backup dengan dokumen sesuai ketetapan sehingga harapan kita Kota Palopo bisa mendapatkan penghargaan sebagai kota layak anak.

Pada lanjutan kegiatan pendampingan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementrian Agama Palopo, Drs Usman MAg, Perwakilan dari BPA prov Sulsel, Andi Nurseha, serta peserta dari kecamatan, kelurahan, dan organisasi terkait. (shd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.