UD Gani Sejahtera, Berkembang Berkat Bantuan Koperasi LKM

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, PASANGKAYU — Tak banyak pandai besi di Sulbar. Salah satunya adalah Abd Gani (33), pengrajin yang merasakan sukses usahanya dari bantuan koperasi.

UD Gani Sejahtera memiliki tiga karyawan. Gani sendiri terjun langsung bertindak sebagai kepala tukang yang memanaskan baja pipih, lalu ditempa tiga karyawannya secara bergantian.

Bengkelnya di Dusun Tanamoni, Desa Saruddu, Kecamatan Saruddu, Pasangkayu. Awalnya, bapak tiga anak ini bekerja siang malam membakar dan memukul besi. Sepanjang hari tanpa libur. Namun tak membuahkan hasil. Meski begitu, lelaki keturunan Wajo, Sulsel ini tak pernah putus asa.

“Baru setelah saya mengenal LKM, pola pikir saya terbuka,” kata Gani di kediamannya yang berfungsi juga sebagai bengkel dan etalase penjualan, Selasa, 26 Maret. LKM dimaksud adalah Lembaga Keuangan Mikro Mitra Surya Sejahtera (LKM MSS), yang dibentuk PT Astra Agro Lestari (AAL) untuk mengarahkan potensi masyarakat sekitar pabrik dan kebun kelapa sawit agar bisa berkembang.

“Kerja siang malam juga tidak ada libur, tetapi tidak ada hasil saya lihat. Sejak kenal LKM, saya bisa beli kebutuhan bengkel, perluasan rumah dan menggaji karyawan,” kata Gani.

Meski hanya tamat SD di Palembang, Sumatera Selatan, dia tidak minder menimba ilmu dari LKM MSS. Hingga ia mendapat ilmu soal pembukuan, cara menghitung laba dan bisa melihat hasilnya saat ini.

Ia memulai usaha pandai besi sejak 2006, tetapi baru pada 2009 merasakan hasil saat menjadi binaan LKM MSS. Sehari-hari ia membuat dodos, parang, cangkul, tombak, mata loading dan berbagai alat pertanian lain. Terutama untuk menyuplai kebutuhan petani kelapa sawit yang bertebaran Pasangkayu dan Karossa, Mamuju Tengah. Produknya berkualitas. Sudah bisa bersaing dengan alat pertanian yang selama ini diimpor dari Malaysia.

Manajer Operasional LKM MSS, Reynold menyampaikan UD Gani Sejahtera merupakan salah satu dari empat kerajinan warga yang mereka bina. Lainnya adalah peternakan ayam petelur, pembuatan tempe tahu, kue brownies dan pembuatan batu bata. Dia mengakui Gani Sejahtera salah satu yang paling berhasil. Itu juga diakui Commodity Development Officer PT Surya Raya Lestari, anak perusahaan dari PT AAL, Silmi Natar.

“Kita mensupport masyarakat sekitar bisa lebih maju. Koperasi ini juga menghimpun dana masyarakat untuk modal pinjaman dengan bunga terjangkau,” kata Reynold.

Saat ini, koperasinya mengelola dana hingga Rp10 miliar dengan anggota mencapai 1.557 orang. Salah satu yang kerap meminjam modal untuk pengembangan usaha adalah Abd Gani, yang kini menjadi percontohan home industri binaan PT Astra Agro Lestari dan telah memperlihatkan hasil positif. (nur)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment