Fakta-fakta OTT KPK Soal Distribusi Pupuk

Kamis, 28 Maret 2019 - 09:53 WIB

FAJAR.CO.ID–KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pihak. OTT komisi antirasuah itu diduga kuat terkait produksi dan distribusi pupuk.

Hingga saat ini, ada delapan orang diamankan KPK dalam OTT yang dilakukan pada Rabu (27/8/2019). Pihak yang ditangkap itu dari direksi BUMN, pihak swasta, sopir, hingga anggota DPR RI.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah membenarkan OTT yang dilakukan KPK dengan menangkap sejumlah orang itu. Selain pejabat tertentu, KPK turut mengamankan empat mobil mewah yang ada di lokasi saat operasi berlangsung.

Meski demikian, KPK belum menjelaskan identitas detail dari para pihak yang diamankan. Para pihak yang ditangkap saat ini masih dalam pemeriksaan intensif.

Dugaan transaksi terlarang yang dilakukan itu terkait:

Distribusi Pupuk via Kapal

KPK menyatakan, OTT terhadap sejumlah pihak itu berkaitan dugaan transaksi distribusi pupuk menggunakan kapal. Namun lagi-lagi KPK belum memberikan rincian distribusi pupuk apa serta kemana tujuan pupuk tersebut didistribusikan.

Direksi BUMN

Dalam OTT KPK ini, direksi BUMN Pupuk Indonesia disebut-sebut menjadi pihak yang diamankan penyidik KPK. Namun, KPK belum menyebut detail siapa nama dan apa peranannya dalam kasus ini.”Ada unsur direksi BUMN, pihak swasta, dan driver,” jelas Febri.

Anggota DPR RI

Selain dari direksi BUMN, swasta, hingga driver, KPK juga disebut-sebut menangkap salah seorang anggota DPR RI dalam operasi ini. “Dini hari tadi, KPK mengamankan satu orang anggota DPR RI,” ujar Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah dalam keterangannya.

Mobil Mewah

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga membenarkan salah satu dari empat mobil mewah yang tiba di gedung KPK, berisi salah satu pihak yang diduga terjaring saat tertangkap tangan.  “Ya, itu (mobil) salah satu barang bukti awal yang juga kami amankan,” ujar Febri.

Febri menjelaskan, mobil mewah yang sempat tiba di KPK beberapa waktu lalu merupakan mobil pengembangan perkara karena berada di lokasi saat OTT.

Driver

Dari OTT itu, KPK juga mengamankan seorang driver. “Karena kami juga mengamankan driver tersebut karena berada di lokasi juga. Kami bawa ke kantor KPK untuk informasi lebih lanjut,” kata Febri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.