Jual Beli Jabatan, Sekjen Kemenag Mengaku Tak Tahu Keterlibatan Romi

0 Komentar

FAJAR.CO.ID–Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama (Kemenag), Mohamad Nur Kholis mengakui penunjukan dirinya sebagai Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Pejabat Tinggi di Kementerian Agama (Kemenag) berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Agama.

Namun, ia tetap membantah mengetahui alur seleksi jabatan di lingkungan Kemenag. Ia juga mengaku tidak tahu menahu soal keterlibatan politisi Romahurmuziy alias Romi dalam kasus itu.

“Saya sebagai Sekjen Kementerian dan siapapun itu secara eks officio bertindak karena jabatan sebagai ketua Pansel yang dikukuhkan oleh perintah pimpinan melalui SK Menteri,” kata Nur Kholis, Rabu (27/3).

“Ya (instruksi Menag), karena jabatan itu ex officio tadi,” imbuhnya.

Menag Siap Dipanggil KPK

Nur Kholis menjelaskan, petunjuk teknis penyeleksian jabatan di Kemenag diumumkan di website Kemenag dan mekanisme administrasinya diatur dalam SK Menteri Agama.

“Juknis yang diterbitkan Pansel diumumkan di website, kemudian para pendaftar yang memenuhi syarat administratif. Panitia seleksi kan sudah diatur di dalam peraturan pemerintah nomor 11/2017 tentang manajemen ASN,” bebernya.

Nur Kholis menegaskan, Pansel bergerak atas perintah Menag. Karenanya, anak buah Menteri Lukman itu mengaku telah bertindak sesuai Standard Operasional (SOP) yang berlaku.

“Jadi cara kerja kami tentu berdasarkan kepada apa yang sudah diperintahkan oleh SK Menteri tadi itu. Kami lakukan sesuai dengan SOP yang ada,” demikian Nur Kholis. (rml)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...