Kembangkan Bisnis Startup Tanpa Bantuan Investor, Mungkinkah?

Kamis, 28 Maret 2019 12:54

FAJAR.CO.ID – Segudang pertanyaan terbersit oleh para founder startup saat membangun bisnis mereka dari nol. Apakah produk atau jasa yang ditawarkan benar-benar dibutuhkan? atau apakah platform yang sudah dikembangkan dan menelan biaya tidak sedikit bisa bertahan? Lalu, bagaimana mengembangkan bisnis dengan modal minim atau tanpa bantuan investor?Co-Founder Dusdusan.com Christian Kustedi membagikan poin-poin penting mengenai efisiensi budget dalam membangun start up. Poin pertama yaitu menunda reward. Menunda reward disini dalam arti menunda mengeluarkanbudget yang tidak berdampak langsung bagi percepatan pertumbuhan bisnis.”Saat pertumbuhan perusahaan cukup signifikan, seringkali founder merasa cukup puas dan mulai masuk mode comfort zone. Mulai tercetus ide pindah ke gedung perkantoran elit atau renovasi kantor, dll,” kata Christian.Ia menganjurkan sebaliknya. Ketika bisnis sudah bertumbuh, lihat kembali peta bisnis danmarket size yang dituju. Tunda dulu hal-hal yang tidak mempercepat bisnis mencapai visi utamanya. “Yang perlu diingat adalah setiap rupiah yang dikeluarkan harus berkontribusi pada pertumbuhan bisnis,” ujar Christian.Poin kedua yang diperhatikan adalah segi pemasaran. Di era digitalisasi ini semakin banyak marketing tools yang tersedia, salah satunya media sosial. Dibanding dengan metode pemasaran konvensional, pemasaran digital relatif memiliki keunggulan lebih cepat, efisien, mempunyai target yang jelas dan dapat dipantau secara real time.

Bagikan berita ini:
1
4
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar