Miris… Rakit Masih Jadi Tumpuan Warga Menyeberang Sungai

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, POLMAN — Rakit masih jadi fasilitas warga Kampung Mombi Desa Saragian Kecamatan Alu, Kabupaten Polman. Padahal, ada sekitar 100 jiwa di kampung Mamyang harus menyeberangi Sungai Mandar itu.

Semua aktivitas warga untuk menuju ibu kota Kecamatan Alu menumpu pada rakit itu sebab itu jalur utama. Mislanya, membawa hasil bumi ke pasar. Baik air sungai surut, maupun deras.

Salah satu warga Desa Saragian, Ismail (35), mengatakan, susahnya akses membuat hasil pertanian lebih dominan dijual ke pengepul. “Sekarang kami butuh sekali mi memang jembatang, karena kalau musim hujan biasa hasil bumi tidak dijual dan rusak ji,” bebernya, kemarin.

Warga lainnya, Sukiman (40), upaya pemerintah untuk peduli belum ada . “Lama mi kita usulkan, cuman tidak tau kenapa tidak ada respon,” bebernya.

Harapan masyarakat, setempat bagaimana bisa ada akses seperti jembatan. Agar, mereka tidak tertinggal.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Kabupten Polman, Edy Wibowo tak tahu menahu atas kondisi tersebut. “Kita tunggu usulan, kalau memnag parah diprioritaskan pada tahun depan,” kata dia.

Edy mengutarakan, untuk bisa mengusulkan, masyarakat harus bersama pemerintah desa setempt. Harus bisa melampirkan kondisi saat ini. Intinya, kata Edy, pasti jika mendesak akan dikerjakan segera. (sal)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...