OTT Pupuk, Golkar Tunggu Keterangan Resmi dari KPK

Kamis, 28 Maret 2019 14:04

Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan SyadzilyFAJAR.CO.ID, JAKARTA – Salah satu anggota DPR RI diamankan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap distribusi pupuk di Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Pupuk Indonesia (Persero). Belakangan anggota yang ditangkap itu diduga berasal dari Fraksi Partai Golkar, Bowo Sidik Pangarso.Menanggapi informasi tersebut, Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily turut angkat bicara. Menurutnya, sampai saat ini partainya masih menunggu pernyataan resmi KPK terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) tersebut.“Kami menunggu penjelasan resmi dari KPK terkait dugaan OTT itu,” kata Ace saat dihubungi wartawan, Kamis (28/3).Ace menuturkan, Golkar tak mau berspekulasi atas kasus hukum yang terjadi. Meski begitu, sesuai komitmen partai, akan ada sanksi tegas bagi kadernya yang terlibat perkara korupsi.“Kami tunggu keterangan resmi dari KPK. Yang jelas kami akan bersikap tegas bagi siapapun kader yang melakukan korupsi,” sambungnya.Sebelumnya, KPK membenarkan tim satgas mengamankan satu orang anggota DPR RI dalam OTT yang dilakukan di Jakarta pada Rabu (27/3) malam. “Dini hari tadi, KPK mengamankan satu orang anggota DPR-RI,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (28/3).Disinyalir, satu anggota DPR RI tersebut berasal ‎dari Komisi VI Fraksi Golkar. Namun, Febri masih enggan menjelaskan lebih detail oknum anggota DPR yang ikut diamankan tersebut.

Komentar