Selingkuh, Istri Lahirkan Anak Kembar Berbeda Ayah, Suami Shock Lihat Hasil Tes DNA

Kamis, 28 Maret 2019 - 10:01 WIB
Bayi kembar/Foto: Getty Images/Screenshot

FAJAR.CO.ID, XIAMEN—Wanita melahirkan anak kembar dengan ayah yang berbeda setelah berselingkuh. Wanita asal Cina itu diklaim telah melahirkan dua anak kembar dan belakangan ketahuan jika DNA-nya berbeda.

Sang ibu terpaksa mengakui bahwa dia berselingkuh dengan suaminya dalam satu malam setelah dia menjadi curiga bahwa salah satu anak laki-laki tidak terlihat seperti dia. Ketika hasil tes DNA datang, dia mengajukan pertanyaan dengannya dan dia akhirnya harus mengatakan yang sebenarnya, menurut Strait Herald.

Kisah itu terungkap setelah pasangan itu, dari kota Xiamen tenggara, harus mendaftarkan kelahiran putra kembar mereka di kantor polisi setempat awal tahun lalu. Untuk menyelesaikan pendaftaran, mereka harus membuat hasil tes paternitas untuk membuktikan bahwa bayi itu milik mereka.

Sang suami, yang hanya dikenal dengan nama samaran, Xiaolong, bertanya-tanya mengapa salah seorang putranya tidak terlihat seperti dia. Setelah menerima hasil DNA, dia masih terkejut saat mengetahui bahwa salah satu bocah lelaki itu tidak memiliki hubungan biologis dengannya, menurut seorang direktur di Pusat Identifikasi Forensik Fujian Zhengtai.

Menurut direktur Pusat mengatur tes paternitas untuk pasangan, Zhang, Xiaolong sangat marah setelah membaca laporan DNA. Dilaporkan bahwa sang istri pada awalnya membantah perselingkuhannya, dan menuduh suaminya memalsukan hasilnya.

Setelah dikonfrontasi oleh Xiaolong, sang istri mengakui bahwa dia telah tidur dengan lelaki lain pada satu malam. Sang ayah berkata bahwa dia senang membesarkan anaknya sendiri, tetapi bukan dari orang lain.

Kembar yang dilahirkan dengan ayah yang berbeda adalah kejadian yang sangat langka, yang dikenal sebagai superfekundasi heteropaternal. Menurut para ahli, peluang pasti dari fenomena itu sulit untuk dihitung, tetapi studi sebelumnya menunjukkan kemungkinan bisa antara satu dari 400 pasangan dan satu dari 13.000 pasangan, menurut The Guardian. (Metro/amr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.