Waduh, Suami Istri di Bantaeng Tersangka Korupsi Dana Bos

FAJAR.CO.ID, BANTAENG — Kasus penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) MTS Muttaallim Moto, berlanjut. Berkas perkara telah ditangani Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bantaeng, Rabu (27/3/2019).

Kasi Pidsus Kejari Bantaeng, Budiman Abdul Karib, mengatakan, perkara itu merupakan kasus korupsi dana BOS tahun 2014 dan 2015 bersumber dari APBN Kemenag.

Ditambah korupsi dana pendidikan gratis tahun 2014 dan 2015, bersumber dari APBD Kabupaten Bantaeng. “Tersangkanya adalah Kepala Sekolah, Abdul Malik, dan Bendahara, Halimah,” kata Budiman.

Kata Budi, keduanya juga masih berstatus sebagai suami dan istri. Di mana kasus ini disebut merugikan negara Rp214 juta.

Adapun modus tindak pidana ini dilakukan dengan cara dibuat nota-nota fiktif untuk pembelian alat tulis kantor. “Tidak dibayarkannya gaji guru honorer dan tidak dibayarkannya honor wali kelas,” katanya.

Abdul Malik pun ditahan JPU selama 20 hari terhitung sejak Rabu, 27 Maret, di Rutan Bantaeng. Sedangkan istrinya, Halimah, tidak ditahan dengan alasan kemanusiaan. Masih punya anak balita yang butuh ASI.

Keduanya disangka melanggar Primair Pasal 2 ayat (1) Subsidiar Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999, Jo UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Perkara ini juga bakal segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Makassar dalam waktu dekat,” tambah Kasi Intel Kejari Bantaeng, Budi Setiawan. (mum)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam

Comment

Loading...