Warga Butuh Lapangan Kerja, Bupati Husler Malah Programkan Bedah 1.252 Unit Rumah

Kamis, 28 Maret 2019 14:19

FAJAR.CO.ID, MALILI — Kebijakan Pemerintah Luwu Timur melanjutkan Program Bantuan Stimulan Bedah Rumah (BSBR) dinilai tidak tepat. Masyarakat seharusnya diberikan lapangan kerja supaya masyarakat bisa sejahtera.Pemerhati Sosial Luwu Timur, Amin Abdullah mengatakan masyarakat Luwu Timur hanya butuh diberikan lapangan kerja. ”Masyarakat jngan dimanjakan dalam bentuk proyek perbaikan rumah. Saya melihat bedah rumah tidak efektif menurunkan angka masyarakat miskin,” kata Amin kepada FAJAR, Rabu 27 Maret 2019.Mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Luwu Timur ini menilai, masyarakat yang mendapatkan bantuan bedah rumah tidak akan baik ekonominya. Lantaran mereka tidak punya pendapatan.Seharusnya pemerintah memberikan lapangan kerja supaya punya uang memperbaiki rumahnya. Dana bantuan perbaikan rumah sebaiknya dialihkan ke peningkatan sumber daya manusia lewat pelatihan keterampilan. Agar mereka dapat bersaing mendapatkan lapangan kerja.Pemerintah harus meningkatkan ekonomi kreatif di daerah. Kemiskinan meningkat karena tidak adanya lapangan kerja. Rumah tidak layak huni juga meningkat.Rumah tidak layak huni di Luwu Timur mencapai 1.252 unit rumah. Rumah tidak layak huni ini tersebar di 11 Kecamatan.

Bagikan berita ini:
10
7
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar