Anggota TNI Kembali Amankan Senjata Buatan Amerika di Ambon

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, AMBON - Satu pucuk senjata api standart, laras panjang jenis Tomson M3 Kaliber 4.45 MM buatan Amerika dengan nomor Jat G L B 301469, yang digunakan masyarakat pada Konflik Ambon 1999 silam, berhasil diamankan TNI SSK IV Satgas Yonif 731/Kabaresi. Danki SSK IV Satgas Yonif 731/Kabaresi Lettu Infanteri Vicodey B. Andreas, yang dikonfirmasi media pada Jumat (29/3) kemarin, membenarkan adanya penemuan senjata api buatan Amerika dari warga yang berada kawasan Talake, Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon, Provinsi Maluku. "Iya memang benar Kabaresi melalui Pos 8/Talake SSK IV Satgas pamrahwan Yonif 731/Kabaresi telah mengamankan satu pucuk senjata api buatan Amerika, yang diakui merupakan alat untuk digunakan pada Konflik Ambon tahun 1999 silam oleh warga," kata Andreas. Sementara itu, Sertu Jacob Pattirajawane selaku Danpos 8 SSK/IV Talake mengatakan, satu pucuk senjata dengan Kaliber peluru 4.45 ACP (11 mm), 9 mm dengan M mekanisme Blowback rata-rata tembakan 400–450 butir/menit, dengan Kecepatan peluru 280 m/s untuk Jarak efektif 50 meter tersebut dihasilkan dari penyerahan secara suka rela dari warga. "Senjata api dengan Amunisi Magazen box 30 butir itu, diserahkan warga kepada kami dengan alasan bahwa mereka selalu merasa terbeban karena selama hampir kurang lebih 20 tahun menyimpan senjata api ilegal tersebut. Kini dengan diserahkan kepada aparat, warga yang bersangkutan merasa aman dan tidak teebebani," ucapnya. Dengan diserahkannya satu pucuk senjata api buatan Amerika Serikat tersebut, Danki SSK IV Satgas Yonif 731/Kabaresi Lettu Inf Vicodey B. Andreas mengaku, bahwa tidak bisa menjaga kemungkinan masih ada pucuk senjata - senjata api lainnya yang masih disimpan masyarakat Kota Ambon pasca konflik Ambon.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan