Bantu Petani, Pemkab Pasangkayu Siap Luncurkan Agro Smart

0 Komentar

FAJAR.CO.ID,PASANGKAYU — Selain Pemkab Mamuju Tengah (Mateng), Pemkab Pasangkayu, Sulbar juga merasakan manfaat kehadiran sejumlah investasi pertanian dan perkebunan di daerah mereka. Tak terkecuali perkebunan kelapa sawit.

Guna mendukung program disektor tersebut, Pemkab Pasangkayu akan meluncurkan program Agro Smart. Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa menyampaikan program ini akan dikembangkan menggunakan basis sistem teknologi 4.0. Nantinya, perusahaan maupun petani sudah bisa tahu informasi soal kelembaban udara, curah hujan, PH tanah, kebutuhan pupuk dan hal lainnya berkaitan pertanian dan perkebunan di Pasangkayu.

“Sehingga industri bisa langsung gunakan data dari Pemda ini. Dan ini pertama di Indonesia,” kata Agus ditemui di Hotel Maleo, Mamuju. Nantinya, pusat data ini dipasang dilima titik dengan sentralnya berada di Kantor Bupati. Hal yang mendasari pihaknya menggagas program ini adalah karena Pasangkayu dikenal sebagai daerah industri kelapa sawit sejak dulu. Bahkan saat masih tergabung dalam Kabupaten Mamuju.

Kehadiran industri kelapa sawit sendiri di Pasangkayu disebut Ketua DPD PDIP Sulbar ini telah memberi dampak sosial makin baik. Dimana income masyarakatnya meningkat drastis mencapai Rp50 juta per tahun, atau tertinggi dari enam kabupaten di Sulbar. Karenanya, dia meminta masyarakat ikut menjaga kelangsungan investasi pihak swasta di daerahnya.

“Kalau tiga elemen ini baik (Pemda, industri dan masyarakat), secara otomatis daerah berkembang,” bebernya. Khusus di Pasangkayu tercatat sektor kelapa sawit menyumbang PAD hingga 48 persen, dari luas lahan sekitar 200 ribu Ha lahan. Perputaran uang di bank meningkat drastis, begitu juga konsumsi BBM sejak adanya perkebunan kelapa sawit.

“Indikatornya, dari sektor BBM saja pajaknya kita dapat Rp6 miliar per tahun. Ini bukan sedikit, bahkan tertinggi di Sulbar,” beber Agus yang sudah menjabat bupati selama dua periode. Eskternal Manager PT AAL Tbk, Mochamad Husni menyatakan mengapresiasi penuh komitmen pemerintah daerah di Sulbar atas kehadiran perkebunan sawit di wilayah tersebut.

Khusus di Sulbar, PT Astra Agro Lestari (AAL) Tbk memiliki lima anak perusahaan yang tersebar di Mateng dan Pasangkayu. Sejauh ini, ia mengatakan dukungan Pemda dan pelibatan masyarakat sangat baik. Husni yang menyempatkan berkeliling di Mateng dan Pasangkayu bersama PR Sulawesi AAL Tbk, Jonathan dan Community Development Area Manager (CDAM) Celebes 1 Grup Astra Agro Lestari, Teguh M Ali mengakui pesatnya perkembangan dua daerah ini.

“Tentu ini tidak lepas dari semakin membaiknya perekonomian masyarakat yang sebagian besarnya berkebun sawit, dan stabilnya PAD yang diterima daerah,” beber Husni. (nur)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...