Guaido Dilarang Memegang Jabatan Publik Selama 15 Tahun

0 Komentar

FAJAR.CO.ID–Pemimpin oposisi Venezuela, Juan Guaido dilarang memegang jabatan publik selama 15 tahun. Hal ini diumumkan pengendali keuangan negara. Jangka waktu tersebut adalah maksimum yang diizinkan oleh hukum.

Pengawas keuangan, Elvis Amoroso mengatakan, laporan keuangan pribadi Guaido menunjukkan inkonsistensi. Guaido merupakan Ketua Majelis Nasional yang dikendalikan oposisi. Ia menyatakan dirinya sebagai presiden sementara pada Januari. Dia mendapat dukungan lebih dari 50 negara termasuk Amerika Serikat (AS).

Wartawan BBC Will Grant di Ibu Kota Venezuela, Caracas, mengatakan, keputusan untuk menghentikan Guaido dari memegang jabatan akan mulai berlaku jika ia memutuskan untuk mengajukan diri untuk dipilih kembali pada akhir masa jabatannya saat ini di Majelis Nasional.

Guaido menolak pengumuman Amoroso. Dia mengatakan, dia bukan auditor jenderal. “Kongres yang sah adalah satu-satunya yang memiliki kekuasaan untuk menunjuk seorang auditor umum,” katanya seperti dilansir BBC, Jumat (29/3).

Pekan lalu, Kepala Staf Guaido, Roberto Marrero, 49, dituduh merencanakan tindakan sabotase terhadap para pejabat. Ia telah ditangkap.

Menteri Dalam Negeri Venezuela Nestor Reverol mengatakan, senjata dan mata uang asing ditemukan oleh dinas intelijen selama penggerebekan di rumah Roberto Marrero.

Guaido mengatakan, pasukan keamanan telah melakukan tindakan ilegal dan tidak konstitusional. Ia yakin barang-barang yang diduga ditemukan di rumah Roberto Marrero memang sengaja di taruh di sana.

Dengan dukungan dari pemerintahan Trump, Guaido telah memimpin seruan agar Maduro mundur sebagai presiden karena ketidakpuasan dengan rezim sosialisnya tumbuh.

Penangkapan Marrero telah memprovokasi kecaman internasional. AS, Uni Eropa dan negara-negara Amerika Latin menuntut pembebasannya segera. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment