Kementan Dorong Pengembangan Jagung Rendah Aflatoksin Sebagai Substitusi Impor

Jumat, 29 Maret 2019 21:40

“Produksi jagung nasional dalam lima tahun terakhir meningkat 12,49% per tahun. Pada periode 2018 produksi jagung mencapai 30 juta pipilan kering (PK). Sementara itu untuk luas panen per tahun naik 11,06% dan produktivitas rata-rata meningkat 1,42%.Di Lombok Timur, berdasarkan data capaian RPJMD 2013-2018 produksi jagung tahun 2017 mencapai 185.432 ton,” imbuhnya.Pringgabaya menjadi kecamatan dengan luas lahan jagung terbesar. Angka tersebut terus meningkat dibanding tahun sebelumnya, seiring adanya upaya khusus terkait peningkatan produksi padi, jagung, dan kedelai (upsus pajale) yang telah berlangsung sejak 2016 lalu.”Meningkatnya produksi pajale saat ini sudah dapat dinikmati petani dengan meningkatnya kesejahteraan petani. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) pada Desember 2018 naik sebesar 0,04 persen menjadi 103,16 dibanding bulan sebelumnya,” pungkas Rumaksi.*Biro Humas dan Informasi PublikKementerian Pertanian*

Bagikan berita ini:
7
7
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar