Masih Banyak Pejabat Belum Setor Laporan Kekayaan

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID,MASAMBA--Masih banyak pejabat yang ada di Luwu Utara yang belum melaporkan laporan harta kekayaan negara (LHKN) ke Bagian Hukum. Jumlah pejabat eselon dua yang belum memasukkan daftar kekayaan sebanyak enam orang. Kabag Hukum Pemda Luwu Utara, Sofyan mengatakan, jumlah pejabat eselon II yang memasukkan laporan kekayaan mencapai 28 orang. ''Total eselon II di Luwu Utara mencapai 33 orang,''kata Sofyan kepada FAJAR. Jumlah ini di luar dari pejabat eselon II tiga yang jumlahnyabratusan orang. Wajib lapor LHKN di Luwu Luwu Utara mencapai 302 orang. Mereka adalah eselon II, eselon III, pejabat pembuat komitmen, dan pejabat fungsional. Penyerahan LHKN berakhir pada Minggu 31 Maret. Tinggal dua hari lagi akan ditutup. Pejabat wajib laporan LHKN yang tidak memasukkan data kekayaan diancam dengan peraturan pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS. Laporan ini akan terkoneksi dengan direktorat LHKN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Semua laporan kekayaan akan dipantau KPK di Jakarta. Laporan berupa harta bergerak dan tidak bergerak. Harta bergerak adalah mobil dan sepeda motor. Harta tidak bergerak rumah, dan kebun. Bagian hukum terus memburu seluruh pejabat Luwu Utara untuk memasukkan harta kekayaan. Tahun lalu, Luwu Utara menjadi daerah tercepat menyerahkan LHKN. Makanya dapat penghargaan dari KPK. Selain Luwu Utara juga ada Luwu Timur, Bantaeng, dan Barru. Sekcam Sabbang Selatan, Rahmat Ansari mengatakan telah menyetor laporan kekayaan. ''Datanya sudah masuk ke Bagian Hukum,''paparnya. (shd)
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan