Pentingnya Penanganan Tepat Pasien dengan Kutil Kelamin

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Dr. Anthony Handoko, SpKK, FINSDV, menjelaskan pasien yang terinfeksi kutil kelamin, biasanya tidak memiliki keluhan sama sekali atau bersifat asimptomatik. Gejala klinis yang terlihat hanya dapat berupa tonjolan pada kulit seperti kutil, yang berbentuk rata/flat atau sering menyerupai bentuk kembang kol (cawliflower-like).

Diperkirakan kutil melamin merupakan kasus infeksi menular seksual (IMS) yang paling sering ditemukan di AS. Kutil kelamin ini dapat bersifat tunggal dan sering bertambah banyak/menyebar dalam waktu singkat dan biasanya ditularkan melalui kontak seksual. Walaupun jarang, tetapi pada beberapa kasus, infeksi kutil kelamin dapat ditularkan melalui tanpa kontak seksual, seperti pada saat persalinan.

“Faktor risiko seseorang dapat terkena kutil kelamin yaitu jika seseorang dengan HIV seropositive, memiliki riwayat infeksi menular seksual, memiliki gaya hidup aktif secara seksual, merokok dan mengkonsumsi alkohol,” jelas dr. Anthony Handoko selaku Direktur Klinik Pramudia pada temu media di Jakarta, Kamis (28/3).

Dijelaskannya, kutil kelamin memang tidak berbahaya dan tidak mengganggu kesehatan secara umum namun dapat mempengaruhi aspek psikologis pasien yang berarti. Pasien akan merasa malu, cemas, marah, hingga stress dan dapat menimbulkan kanker serviks pada penderita wanita serta kanker daerah anogenital dan orofaring.

Untuk pengobatan kutil kelamin, terdapat beberapa cara/modalitas pengobatannya, mulai dari cara operatif hingga non operatif. “Pemilihan pengobatan kutil kelamin biasanya tergantung pada luas serta lokasi timbulnya kutil kelamin,” kata dr. Anthony Handoko.

Keberhasilan pengobatan kutil kelamin kata ia sangat tergantung pada deteksi dini, diagnosis, dan pemilihan pengobatan yang tepat dan benar oleh dokter spesialis kulit dan kelamin. “Pengalaman seorang dokter spesilis kulit dan kelamin sangat menentukan keberhasilan pengobatan dan mencegah agar kutil kelamin tidak timbul kembali,” jelasnya.

Untuk memperoleh informasi dan edukasi yang tepat mengenai kutil kelamin, masyarakat dihimbau untuk mencarinya dari sumber yang tepat, yaitu dengan berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin yang paham betul tentang penyakit ini. Hal ini penting dilakukan agar masyarakat memperoleh penanganan yang tepat.

Dibutuhkan pengalaman yang cukup dalam melakukan deteksi dini terhadap adanya kutil kelamin, terutama apabila pasien memiliki risiko tinggi untuk tertularnya penyakit ini.

“Apabila ternyata sudah tertular dan sudah memiliki gejala klinis, maka sudah seharusnya pasien mendapatkan pengobatan yang tepat dan patuh pada pengobatan yang diberikan sehingga kutil kelamin tidak timbul kembali,” pungkasnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...