Program Pembangunan Tak Bisa Jalan, Kalau Ada Jual Beli Jabatan

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyinggung kasus suap jual beli jabatan yang dilakukan oleh Ketua Umum Partai Peratuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy dalam debat Pilpres keempat di Hotel Shangrila, Jakarta pada, Sabtu (30/3).Prabowo Subianto mengatakan, program pembangunan pemerintah tidak bisa berjalan dengan baik, jika perilaku korupsi masih dilakukan oleh para pejabat. Untuk itu, lembaga Pemerintah harus dikuatkan terlebih dahulu dengan memerangi sikap korupsi dan perilaku jual beli jabatan dalam tubuh Pemerintahan.”Lembaga Pemerintah harus kuat baru negara kuat, baru program pembangunan bisa dilaksanakan. Tidak mungkin program yang sehebat apapun, kalau lembaga Pemerintah itu lemah, kalau terlalu banyak korupsi, kalau ada jual beli jabatan, negara tidak mungkin melaksanakan pembangunan,” kata Prabowo saat menjawab pertanyaan Capres nomor urut 01 Joko Widodo dalam debat.Mantan Danjen Kopasus ini berjanji, jika mandat rakyat Indonesia dipercayakan kepada dirinya dengan Sandiaga Salahuddin Uno, langkah pertama yang dilakukan adalah membersihkan lembaga Pemerintah, dan meningkatkan kualitas hidup Pemerintah.”Kami berpendapata kalau kami menerima mandat, kami akan membersihkan lembaga Pemerintah, kami akan menguatkan lembaga Pemerintah, kami akan memperbaiki seluruh kehidupan kualitas hidup aparat Pemerintah supaya kita akan menghilangkan sekuat tenaga korupsi yang ada di republik ini,” tegas Prabowo. (RGR/Fajar)

  • Bagikan