Angka Penderita HIV/Aids di Bali Mengerikan


FAJAR.CO.ID–Kasus orang dengan HIV/Aids (ODHA) di Bali cukup mengerikan. Dalam diskusi bertajuk Ngobrol Santai Soal HIV pada Minggu (31/3) sore, ada 20.471 orang terjangkit penyakit mematikan ini.Acara yang dipelopori Yayasan Kesehatan Bali (YAKEBA), Forum Diskusi Peduli Bali dan Forum Peduli Aids Bali yang diselenggarakan di Kubu Kopi, Denpasar tersebut pun berlangsung menarik.DataDinas Kesehatan Provinsi Bali terkait kasus Aids yang terjadi dari tahun 1987 hingga tahun 2018 lalu. Total ada 20.471 orang terjangkit virus HIV/Aids dalam kurun waktu tersebut di Bali. Mereka yang terjangkit virus tersebut diperkirakan karena faktor resiko heteroseksual (15.671), homoseksual (2.872), IDU (856), Perinatal (585), Biseksual (90), Tatto (10) dan tidak diketahui (386).Kondisi terakhir, data di tahun 2018 menyebutkan, ada 2.174 orang terbaru yang terjangkit virus yang mematikan tersebut.Angka tersebut terdiri dari 742 orang penderita Aids dan 1.432 orang terjangkt HIV. Bila dibandingkan dengan data di tahun 2017, angka di tahun 2018 tersebut sejatinya sudah turun dari tahun lalu yakni mencapai 2.466 orang yang terdiri dari Aids 736 orang dan 2.466 orang HIV.Ironisnya, Kota Denpasar ternyata masih paling tertinggi yakni mencapai 7.664 orang, disusul Badung sebanyak 3.358 orang, dan Buleleng dengan 3.016 orang.Masih tingginya angka penderita HIV/Aids, ditanggapi oleh Prof. Dr.dr Ketut Tuti Parwati Merati, dosen yang juga penemu virus HIV/Aids pertama di Bali pada tahun 1987 silam.

Komentar

Loading...