Baru 91 Persen Wilayah Sumsel Tercover Listrik

0 Komentar

Menteri ESDM, Ignasius Jonan saat meresmikan proyek kelistrikan di wilayah Sumsel. (Alwi Alim/JPC)

FAJAR.CO.ID, PALEMBANG – Meski merupakan lumbung energi, kelistrikan di seluruh wilayah di Sumatera Selatan (Sumsel) belum tercover. Tercatat, masih 91 persen wilayah yang tercover. Ini diketahui, saat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Ignasius Jonan meresmikan proyek-proyek kelistrikan di Palembang, Minggu (31/3).

Direktur PLN Regional Sumatera, Wiluyo Kusdwiharto mengakui, saat ini reserve margin atau cadangan listrik di Sumsel berkisar 7 persen hingga 20 persen. Meski menjadi lumbung energy, Sumsel memang belum mengcover 9 persen wilayahnya. Itu dikarenakan banyak daerah terpencil.

Seperti contoh daerah pegunungan, rawa, bahkan danau. Sehingga, belum ada infrastruktur jalan untuk menjangkau daerah tersebut. Akibat, PLN pun kesulitan untuk menembus wilayah tersebut. “Tapi kami tidak akan menyerah untuk membangun dan mengcover daerah-daerah tersebut,” kata Wiluyo.

Untuk mengcover daerah tersebut, pihaknya akan membangun jaringa kelistrikan. Jika pun sulit, maka akan disediakan Long Term Supply Agreement (LTSA) di daerah terpencil. Diharapkan di tahun ini, 100 persen wilayah Sumsel tercover kelistrikannya.

Sementara itu, Dirjen Ketenagalistrikan Kementrian ESDM, Rida Mulyana menambahkan, saat ini pemerintah sudah memahami jika listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan modal pembangunan. Sehingga harus didorong.

Karena itu, pihaknya menyediakan listrik ini dalam kondisi cukup handal. Serta harga yang kompetitif. Rasio elektrifikasi secara nasional, 98.5 persen wilayah di Indonesia sudah tercover listrik.

“Angka ini sudah lebih dari target RPJMD yang ditetapkan,” katanya.

Hanya saja, memang ada beberapa daerah seperti daerah transmigrasi yang masih ada belum tercover. Karena itu, solusi yang diberikan yakni membagikan lampu tenaga surya atau heat energy. Dengan solusi ini diharapkan semuanya bisa menikmati listrik.

Ia juga mengaku, saat ini keandalan listrik juga cukup baik. Diharapkan, tidak ada bencana yang menyebabkan pemadaman listrik. Karena itu, untuk langkah antisipasi, jika ada pohon yang kiranya menyentuh listrik diharapkan dipotong dahannya.

“Kami optimis kondisi kelistrikan saat ini cukup baik dan tidak ada lagi pemadaman jika tidak ada bencana alam,” tutupnya.

(JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...