JK dan NA Sumbang Ambulans untuk RS Ibnu Sina

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah memberikan sumbangan ambulans pada peresmian gedung perawatan RS Ibnu Sina.
Gedung dengan tinggi 12 lantai itu totalnya 128 kamar, serta tempat tidur 320. “Selalu saya ditelfon untuk meresmikan ini,” ucap JK mengawali sambutannya kemarin.
Kata dia, setelah reformasi pemerintah memutuskan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang sama kepada masyarakat. Artinya, setiap orang berhak untuk dilayani.
“Fasilitas kesehatan bertumbuh baik. Tuntutan masyarakat juga untuk layanan kesehatan semakin baik, juga semakin tinggi,” beber Ketua Dewan Pengarah TKN Jokowi itu.
Dia menjelaskan Rumah Sakit dewasa ini terbagi tiga kemampuan yakni dokter, ketersediaan teknologi, dan layanan. “Di makassar RS banyak, makanya saya minta untuk Gubernur mengaturnya. Karena kita semua mempunyai rujukan ke jakarta dan luar negeri maka tentu untuk Indonesia Timur dilayani dengan baik di Makassar ini dengan tiga syarat itu,” cetusnya.
Harapannya agar sesuai dengan namanya Ibnu Sina, dokter muslim sekaligus pemikir pada abad kesembilan yang mempunyai kemampuan luar biasa. Selain meresmikan, JK juga menyumbang satu mobil ambulans. “Saya berikan 1 ambulans,” jelasnya.
Sementara Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah pada kesempatan itu juga memberikan bantuan satu unit ambulans kepada RS Ibnu Sina.”Kemarin kami menerima Direktur RS Ibnu Sina dan kami menyumbang satu ambulans. Ini sebagai kado peresmian gedung perawatan ini,” ucapnya.
Mantan bupati Bantaeng dua periode itu berharap, selain sebagai rumah sakit untuk masyarakat juga dengan fasilitas tambahan, rumah sakit ini juga dapat meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran di UMI. “Ini sebagai momentum bersejarah dalam mendorong visi yang ingin dicapai Indonesia Sehat 2025,” imbuhnya.
Direktur RS Ibnu Sina, Dr dr Sultan Buraene MS SpOK menjelaskan, gedung ruang perawatan ini, bangunannya 12 lantai. Lantai kedua namanya Assalam ada 10 kamar dan tempat tidur 50. Lantai 3, 4, 5, dan lantai 6 perangkat untuk calon pendidikan dokter. “Lantai 7 dan lantai 8 kelas 2, lantai 9 kamar VIV, 10 dan 11 Super VVIP,” tuturnya. (gun) 
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...