Jubir BPN Tak Ingin e-Government Sekadar Slogan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID–Juru bicara (Jubir) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandi, Dian Islamiati Fatwa mengatakan, konsep e-Government yang didengungkan, tidak lebih sekadar slogan. Karena masih banyak pelayanan publik yang lama dan bertele-tele. Kartena itu, Prabowo-Sandi tidak ingin e-government sekadar slogan.

“Dulu kita memang seperti sedang terkagum-kagum dengan kemunculan e-goverment, smart city, dan sejenisnya. Yang tujuannya hanya untuk mempercepat prosesnya. Tapi faktanya masih belum banyak peruabahan,” ujar Dian dalam keterangan tertulisnya, Minggu (31/3)

Karena itu, ia menyarankan agar pemerintah mau berkolaborasi dengan sektor swasta yang berhasil memanfaatkan teknologi e-business. Tujuanya agar tata kelola pemerintahan menjadi lebih efektif dan efisien.

Dian yang juga putri dari mendiang politikus AM Fatwa ini mengatakan, BPN telah mendiskusikan konsep pemerintahan kolaboratif yang ideal bagi pemerintahan di masa mendatang. Beberapa praktik serupa yang dilakukan pemerintah daerah bisa menjadi contoh. “Sehingga iptek bisa sejalan dengan pemerintahan yang efektif juga efisien,” ujar politikus PAN ini.

Kolaborasi memungkinkan semua pemangku negara berbagi beban, peran, dan manfaat. Sebagai bentuk implementasinya antara lain pelayanan publik di bidang kesehatan, pendidikan, dan lingkungan.

Sebab, kata Dian, beban masalah kesehatan sebagian harus diselesaikan melalui mekanisme kolaborasi warga, fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan, kampus, dan lembaga riset, serta dunia usaha.

“Semua bisa terlibat dalam porsinya dan itulah salah satu bentuk dari kolaborasi atau gotong royong. Sebab, lanjutnya, gotong royong adalah salah satu kata kunci dalam ideologi Pancasila,” papar Dian. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...