Ketum PAN: Ke Depan Haram Hukumnya Khianati Janji Rakyat

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan, setiap wakil rakyat yang dipilih oleh rakyat tidak boleh menghianati apa yang dititipkan, dan apa yang sudah disepakati.

“Kita ini wakil, memang diberi kuasa bagi yang menang, dikasih oleh rakyat. Karena itu memang tidak boleh pernah meninggalkan, tidak boleh meninggalkan apa yang sudah disepakati, apa yang sudah dijanjikan ke publik dan harus mendatangi aspirasi apa yang mereka inginkan,” tegas Zulkifli Hasan kepada wartawan usai menghadiri diskusi publik di Hotel Dewi Sartika, Jakarta, Senin (1/4).

Politisi yang akrab disapa Zulhasan ini melanjutkan, setiap janji yang sudah disepakati antara wakil rakyat dengan masyarakat yang memilihnya harus ditunaikan, agar tidak ada gelombang protes akibat ketidak konsisten wakil rakyat atas janjinya.

“Jangan sampai pendukung kita terakhir ramai-ramai mendemo, itu kan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Olehnya itu, ke depan haram hukumnya untuk menghianati janji, kesepakatan yang sudah menjadi komitmen yang perlu diperjuangkan,” ucap Zulhasan.

Ketua MPRI-RI itu mengingatkan bahwa tugas wakil rakyat adalah melayani masyarakat dengan sepenuh hati. “Tugas wakil itu melayani agar masyarakat lebih baik dari sekarang, haram hukumnya melawan itu,” tutupnya. (RGR/Fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...