Tuntutan Pembakar Satu Keluarga di Tinumbu Tunggu Petunjuk Kejagung

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID--Kasus pembakaran rumah yang menewaskan satu keluarga terjadi di Jalan Tinumbu, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), beberapa waktu lalu. Kini perkaranya sudah masuk persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Makassar. Namun, jaksa menghadapi kendala dalam menuntut dua terdakwa. Bahkan sidang tuntutan sudah empat kali ditunda. Senin (1/4), sidang tuntutan kembali ditunda karena ada persoalan teknis. Khususnya menyangkut adiministrasi atau perampungan pemberkasan pidana yang digunakan untuk menuntut dua terdakwa. “Belum turun putusan dari pimpinan kami di Kejaksaan Agung (Kejagung). Jadi kami masih sementara menunggu juga,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU), Andi Zulkifli Herman, Selasa (2/4). Zulkifli menerangkan, pembakaran rumah yag menewaskan enam anggota keluarga tergolong kasus yang menyita perhatian publik. Sehingga perlu pertimbangan dan petunjuk khusus dari jajaran. Utamanya dari Kejagung. Penundaan sidang dengan agenda pembacaan tuntuan oleh JPU merupakan kesekian kalinya sejak perkara bergulir di PN Makassar pada Desember 2018 lalu. “Ini sudah empat kali. Khusus untuk (pembacaan) tuntutan,” ucap Zulkifli. Saat ini, jaksa tengah menunggu petunjuk dari Kejagung soal tuntutan yang patut dialamatkan kepada para terdakwa. Belum bisa dipastikan kapan tuntutan dibacakan. Namun sidang dijadwalkan kembali dengan agenda yang sama pada Kamis (4/4). “Sidang berikutnya mungkin Kamis. Intinya, sampai sekarang kami masih menunggu petunjuk dari pimpinan,” terangnya.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan