Hadir di Femme, Desainer Jepang Angkat Kearifan Lokal Gaya Global

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sebuah mahakarya Cross Culture antara Makassar dan Jepang bakal dipersembahkan Steven Tach, seorang perancang busana asal Jepang, pada event Femme and CBFW di Four Points by Sheraton, 3 – 7 April.

Kiprahnya di dunia mode cukup mendunia. Steven kerap kali show di berbagai negara diantaranya Bangkok, Hongkong, Taipe, Malaysia, dan lain-lain.

Steven Tach sendiri lahir pada tahun 1979 dan menerima gelar Bachelor of Science di bidang Architecture and Building Engineering dari the Shibaura Institute of Technology, Tokyo.

Hingga kini, dia menjadi anggota Architectural Institute of Japan. Setelah bekerja sebagai interior design dan berlanjut sebagai public relation sebuah brand fashion.

Kemudian pada tahun 2011 Steven Tach meluncurkan label sendiri, yaitu Steven Tach. Tahun 2014 dia meluncurkan label keduanya yaitu Bau Steven Tach yang berkolaborasi dengan AEON.

Pada Tahun 2015 dia dan partner Indonesianya meluncurkan label International FashUnica by Steven Tach yang saat awal material bahan dan produksi masih original dari jepang untuk pasar Indonesia. FashUnica by Steven Tach sebagai label formalnya untuk Indonesia. Ia berpartner dengan Mulia Denny untuk label tersebut

Melalui keterangan resminya, Steven Tach mengakui di ajang Femme and CBFW bakal mempersembahkan 16 outfits bertajuk Kearifan Lokal, Gaya Global yang berarti memurnikan kain tradisional dengan gaya yang canggih. Koleksi terbarunya kali ini dipadukan dengan desain kontemporer dan kain budaya dengan dekorasi aksesoris. Menggunakan motif kain sutera khas Sulawesi Selatan dirancang khusus menggunakan ciri khas dari Steven Tach.

Design yang sangat khas dan unik, menggunakan banyak bahan yang dibuat bertekstur, kombinasi beberapa bahan aesthetic shape. Misalnya beberapa diantaranya ada design khas Steven Tach yang diadaptasi dari busana kimono. Steven mengakui insipirasinya kerap berasal dari alam. Kurva organik yang alami dengan kombinasi yang sangat indah.

“Saya sangat terhormat untuk bergabung dengan pekan mode ini. Karena kami dapat menghadirkan gaya global dengan budaya Jepang dan Indonesia,” ungkapnya. (wis)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar