Persiapkan Akreditasi Internasional, Fakultas Peternakan Simulasi Penanganan Kebakaran

Rabu, 3 April 2019 - 09:12 WIB

FAJAR.CO.IS — Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin menggelar workshop dan simulasi penanganan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada Senin dan Selasa, (1-2/4/2019). Simulasi yang difokuskan pada respon terhadap kondisi darurat jika terjadi kebakaran di dalam area kampus ini diikuti oleh civitas akademika Fakultas Peternakan.

Pada Senin (1/4/2019) berlangsung Workshop tentang K3 yang dibawakan oleh Yahya Thamrin, SKM, M.Kes, MOHS, Ph.D beserta tim. Workshop dan Simulasi bertempat di seputar kantor Dekanat, Ruang Kelas, dan Laboratorium.

Skenario simulasi menggambarkan suasana ketika kegiatan praktikum di Laboratorium Mikrobiologi dan Kesehatan Ternak. Seorang mahasiswi yang izin ke toilet melihat ada kepulan asap di Laboratorium Fisiologi Ternak yang dalam kondisi terkunci. Karena panik, mahasiswi ini berteriak “kebakaran… kebakaran….!” berkali-kali. Seluruh mahasiswa di Lab Mikrobiologi yang sedang praktikum segera menghentikan aktivitas dan berlarian ke luar ruangan.

Koordinator tim keamanan Fakultas Peternakan yang mendengar teriakan itu segera menghubungi tim Pengendalian Keadaan Darurat (PKD) dan melaporkan kondisi yang terjadi. Ketua Tim PKD yang berada di kantornya segera membunyikan alarm dan memerintahkan petugas pemadam untuk mengambil tindakan awal penanggulangan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tertempel di beberapa sudut.

Api rupanya membesar sangat cepat, dan upaya pemadaman menggunakan APAR gagal. Maka, segera dilakukan proses evakuasi. Beberapa mahasiswa yang panik mulai berlarian tidak beraturan, bahkan ada yang terkena apa yang makin membesar.

Tim evakuasi kemudian membantu korban untuk segera ke titik aman dan korban yang membutuhkan perawatan segera dilarikan ke Rumah Sakit Unhas. Ketua tim PKD kemudian menghubungi Tim Fire Fighter Unhas untuk segera memadamkan api.

Pada saat yang sama, tim evakuasi terus berjuang dan memastikan tidak ada korban yang tertinggal. Tim pemadam datang dan mulai menyemprotkan air untuk memadamkan api yang semakin membesar. Setelah satu jam berjuang, api berhasil dikuasai dan dipadamkan. Tidak terdapat korban jiwa, namun kondisi Lab Fisiologi terlihat rusak parah.

Dosen, pegawai dan mahasiswa masih berada di area berkumpul dan menunggu instruksi selanjutnya. Setelah api berhasil dipadamkan, ketua tim PKD mengumumkan bahwa semua beres dan dapat melanjutkan aktivitas kembali.

Dekan Fakultas Peternakan, Prof. Dr. Ir. Lellah Rahim, M.Sc menyebutkan bahwa kegiatan simulasi seperti ini merupakan rutinitas yang harus dilaksanakan oleh unit kerjanya. “Memang dalam jangka pendek, simulasi ini bertujuan memenuhi standar akreditasi AUN QA. Namun dalam jangka panjang, ini merupakan bentuk tanggung jawab pimpinan fakultas untuk menjamin keamanan dan keselamatan di lingkup fakultas peternakan,” kata Prof. Lellah.

Simulasi ini selain melibatkan Dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, juga melibatkan unit ambulans dari Rumah Sakit Unhas dan Tim Pemadam Kebakaran Unhas. (rls)

Laporan dan Foto: M Rachman Hakim (Fakultas Peternakan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.