Soal Fenomena Hujan Es di Jakarta, Ini Penjelasan BMKG

0 Komentar

FAJAR.CO.ID,JAKARTA–Fenomena hujan es kerap terjadi di beberapa wilayah, salah satunya Jakarta. Menurutnya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hal ini adalah wajar karena suatu proses yang ilmiah.

Kepala Bidang Manajemen Observasi Meteorologi BMKG, Hary Tirto Djatmiko menjelaskan hujan es adalah curah hujan dalam bentuk padat, yang terdiri dari bola-bola es. Salah satu proses pembentukannya melalui kondensasi uap air lewat pendinginan di atmosfer pada lapisan di atas titik beku 0 derajat Celsius.

“Bulan April merupakan fase peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. Radiasi matahari yang masuk ke bumi (insolation) akan sempurna diterima oleh permukaan, sehingga memungkinkan awan tumbuh menjulang apabila didukung adanya inti kondensasi awan,” jelasnya saat dikonfirmasi, Rabu (3/4).

Menurutnya, es yang terjadi dengan proses ini biasanya berukuran diameter antara 5 sampai dengan 200 milimeter (mm), dengan batu-batu es besar yang berasal dari awan Cumulonimbus (Cb).

“Batu-batu es (hail stone) yang telah terbentuk mulai dari bagian tengah awan sampai pada lapisan atas awan (top cloud) tidak semuanya mencair ketika turun ke lapisan yang lebih rendah meskipun dengan suhu yang relatif hangat,” jelasnya.

Harry menyatakan hujan es terkadang disertai dengan angin kencang, bahkan puting beliung, dapat berasal dari jenis awan Cumulonimbus bersel tunggal ataupun berkelompok yang tumbuh secara vertikal dan di daerah tropis.

Sehingga, jika kristal-kristal es yang telah terbentuk pada puncak awan dingin jatuh melalui lapisan awan campuran yang mengandung tetes-tetes air kelewat dingin (supercooled water).

“Nah jadi kristal es akan tumbuh dengan penambahan (accretion) yang mana air menjadi beku dalam kristal es dan akan membentuk embrio batu es hujan,” pungkasnya.

Sebelumnya kabar tentang hujan es ini diunggah akun instagram @jktinfo. Dalam keterangannya, ini terjadi di sejumlah daerah di Jakarta yang memperlihatkan ada butiran-butiran batu es kecil yang bertebaran di lantai dan batu es itu juga disertai air hujan. (jpc)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...