Dicopot Sebagai Sekwan, Adwi Mengaku karena Sakit

Kamis, 4 April 2019 10:09

Danny Pomanto

FAJAR.CO.ID–Adwi Awam Umar buka suara terkait pemberhentian dirinya sebagai Sekretaris DPRD Kota Makassar. Pemberhentiannya santer dikabarkan karena tersandung kasus dugaan reses fiktif bersama sejumlah anggota DPRD lainnya.Namun, Adwi membantah kabar tersebut. Menurutnya, pemberhentian sebagai Sekretaris DPRD Makassar karena pertimbangan kesehatan. “Bukan karena itu (dugaan korupsi). Ini karena kinerja. Jadi pimpinan (DPRD Makassar) surati wali kota. Saya juga sakit, sudah dua kali keluar masuk rumah sakit,” aku Adwi, Kamis (4/4).Pemberhentian Adwi terhitung sejak 21 Maret 2019. Wali Kota Makassar kemudian mengeluarkan surat dengan nomor 800.4.42-2019. Dalam surat itu, Wali Kota Makassar menunjuk Kabag Perlengkapan DPRD Kota Makassar, Daniel Katto sebagai Plt Sekwan hingga terpilihnya pejabat definitif.Pemberhentian tersebut dinilai Adwi merupakan hal yang wajar. Saat ini, ia menjabat sebagai staf biasa di Sekretariat Daerah Kota Makassar. “Kalau ada begitu (soal dugaan korupsi), pasti sudah dari dulu di sidang. Saya sakit, jadi diganti,” imbuhnya.Dugaan korupsi dana reses fiktif anggota DPRD Kota Makassar periode 2016-2017 sendiri telah resmi dihentikan penyelidikannya oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar). Saat itu, Adwi Umar menjadi orang pertamayang dipanggil untuk memberikan klarifikasi.

Bagikan berita ini:
6
1
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar