Hadiri Isra Mikraj, Jokowi Ingatkan Dampak Buruk Konflik

0 Komentar

FAJAR.CO.ID–Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan mengenai dampak terburuk adanya konflik dalam sebuah negara. Itu disampaikan saat menghadiri Peringatan Isra Mikraj di GOR Pandawa, Grogol, Sukoharjo.

Perang menjadi satu-satunya dampak terparah yang bisa menghancurkan sebuah negara dan membuat negara berjalan mundur hingga beberapa tahun ke belakang. Jokowi menggambarkan kondisi ini sebagaimana terjadi di negara Afganistan.

Di hadapan ribuan peserta peringatan Isra Mi’raj, mantan Wali Kota Solo itu mengatakan, perang yang sampai saat ini terjadi di Afganistan disebabkan konflik dua suku yang ada di negara tersebut.

Konflik itu kemudian menjadikan negara yang dulunya kaya menjadi negara yang terus dirundung perang antar suku. “Perang membuat negara menjadi mundur, entah berapa tahun. Dan ini menjadi pelajaran, jangan sampai karena politik kita kemudian tidak rukun,” ucapnya.

Jokowi melanjutkan, di Afganistan hanya terdapat tujuh suku saja. Dan ketika terjadi konflik suku dampaknya bisa sangat luar biasa. Sementara di Indonesia memiliki 714 suku. Maka saat dirinya bertemu dengan Ibu Negara Afganistan, Rula Ghani, Jokowi mendapatkan pesan agar selalu berhati-hati dalam menjalankan pemerintahan.

Terlebih di Indonesia memiliki suku dan agama yang beragam. “Jangan anggap mudah, kalau ada konflik kecil segera selesaikan. Baik konflik antar suku, kampung apalagi soal agama jangan sampai itu terjadi,” ucapnya.

Jokowi mengimbau seluruh masyarakat, jangan sampai gara-gara perbedaan pandangan politik dan pilihan presiden lantas membuat terjadinya perpecahan. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...