Indira Disambut Hangat Warga Polong Bangkeng

0 Komentar

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Ratusan warga desa Kampung Beru, Dusun Lawa, Kecamatan Polong Bangkeng Utara, Kabupaten Takalar menegaskan siap memenangkan Caleg DPR-RI Dapil 1 Sulsel, Partai Perindo, Indira Yusuf Ismail. Hal ini disampaikan oleh Tokoh Masyarakat, Daeng Kama, Kamis (4/4) Siang.

Menurut dia, sosok Indira Yusuf Ismail dinilai tepat memperjuangkan aspirasi rakyat. Ia tak muluk-muluk meminta warga Desa Kampung Beru, Kecamatan Polong Bangkeng kiranya datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) kelak.

“Jangan ki golput, ada ji nama Ibu Indira Yusuf Ismail di dalam surat suara DPR- RI. Istri Danny Pomanto memiliki nomor urut satu dan partai Perindo,”ujarnya dihadapan masyarakat.

Ia mengatakan, istri Danny Pomanto memilih karakter jiwa pemimpin. Sebab ia juga seorang ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar yang sukses mengajak kader-kader PKK untuk membantu pemerintah melalui program kebersihan di lorong.

“Ibu Indira orang baik, jadi pilih orang baik. Sehingga warga Polong Bangkeng seruhkan satu suara untuk Indira. Insya Allah kalau menang, saya akan potong Sapi untuk warga Polong Bangkeng,”tegasnya.

Sementara itu, Indira Yusuf Ismail mengajak warga agar menggunakan hak pilih pada Pemilihan Umum 17 April 2019 mendatang.

“Pemilu hanya sekali dalam lima tahun. Ayo kita datang ke TPS, kita pilih Calon presiden Joko Widodo- Ma’ruf Amin dan wakil’ta Caleg DPR-RI Sulsel Dapil 1, Indira Yusuf Ismail nomor urut satu,”jelasnya.

Ada pun itu, ibu dari Aura Aulia Imandara meminta warga memperhatikan surat suara dalam kondisi rusak atau tidak.

“Lihat ki tanda tangannya KPPS di Surat Suara. Kalau tidak ada, langsung melaporkan ke petugas. Supaya surat suara langsung diganti, agar sah,”tutur Caleg nomor satu ini.

Setelah sosialisasi pencalegkan, warga Polong Bangkeng mengajak Indira Yusuf Ismail bernyanyi mengikuti alunan lagu dangdut. Mereka terasa akrab, padahal Indira baru pertama kali datang menyapa warga.

Sesudah kegiatan, Indira mengucapkan terima kasih atas sambutan warga yang sudah lama menunggu kedatangannya di Kabupaten Takalar. (*/eds)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...