Jokowi: Warga Pantura Bisa Manfaatkan Proyek Infrastruktur

Kamis, 4 April 2019 - 15:37 WIB

FAJAR.CO.ID, TEGAL – Daerah pantai utara Pulau Jawa yang dinamis dan masih memiliki banyak potensi ekonomi masuk dalam daftar prioritas pemerintah pusat untuk dikembangkan. Pemanfaatan infrastruktur Tol Trans Jawa yang sudah ada akan diperluas ke daerah-daerah lain yang belum memiliki jalan tol. Sehingga daerah tersebut akan terhubung dengan kota-kota pantai utara Jawa seperti Banyumas, Tegal, dan Brebes.

Hal itu ditekankan Capres Joko Widodo (Jokowi) saat menggelar kampanye terbuka hari ke-12 di Banyumas, Tegal, dan Brebes Jawa Tengah, pada Kamis (4/4). Capres petahana itu ditemani ibu negara, Iriana Joko Widodo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir.

“Saya yakin, warga Banyumas telah merasakan manfaat dari pembangunan jalan tol untuk kelancaran konektivitas dan penurunan biaya logistik. Berikutnya, warga harus memanfaatkan ini untuk penciptaan nilai tambah ekonomi,” ucap Jokowi di Lapangan Sasana Mandala Krida, GOR Satria Purwokerto.

“Selain itu, saya berharap warga Banyumas siap untuk kembangkan pariwisata karena nanti wilayah utara dan selatan Pulau Jawa akan terhubung dengan tol,” imbuhnya.

Dalam rangka membuka jalur transportasi antara utara dan selatan Pulau Jawa, sudah ada rencana besar membuat Tol Brebes-Banyumas-Cilacap. Lalu, disambung dengan Tol Cigatas (Cileunyi-Garut-Tasik) yang terhubung hingga Banyumas.

Selain itu, khusus untuk meningkatkan mobilisasi barang di wilayah ini, akan ada pembangunan jalur ganda Kereta Purwokerto-Kroya. Lalu, Bandara Purbalingga ditargetkan rampung akhir 2019.

“Tak hanya tol, seperti di Tegal saya berharap masyarakat bisa mendapatkan kegunaan dari Bendungan Jatinegara di Kabupaten Tegal. Untuk para nelayan, penataan kawasan nelayan Tegalsari, yang tuntas tahun lalu bisa meningkatkan pendapatan para nelayan,” lanjut Jokowi.

Dalam kunjungan terakhir di kota Brebes, selain mengungkapkan tentang pentingnya kebutuhan akan infrastruktur, Jokowi juga mengingatkan akan keberadaan Bendungan Kuningan yang mengairi lahan sawah seluas 2.000 hektare di Jangkelok, Kabupaten Brebes. Termasuk normalisasi Sungai Pemali, Kabupaten Brebes senilai Rp 200 miliar.

“Karena semua infrastruktur sudah dibangun dan disiapkan, maka untuk selanjutnya dan masa depan, saya akan terus fokus pada pembangunan manusia, dimulai dari kebutuhan dasar, melalui Kartu Sembako Murah,” ungkap mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

“Lalu bidang pendidikan, dengan bantuan Kartu Indonesia Pintar untuk Kuliah, dan Kartu Pra-Kerja. Semua itu akan saya keluarkan seandainya saya memimpin di periode berikutnya. Bagaimana? Setuju?” tanya Jokowi yang langsung disambut koor ‘setuju’ oleh para pendukung.

Khusus di Tegal dan Brebes, Jokowi ingin sekali memberdayakan generasi muda di dua kabupaten tersebut untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi Kartu Pra-Kerja jika sudah diterbitkan kelak. Hal itu bertujuan agar para pelajar, terutama melalui SMK di Kab. Tegal dan Brebes, bisa mendapatkan materi-materi pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan di wilayah tersebut. Contoh, lulusan SMK Tegal harus diberikan pelatihan yang tepat sehingga bisa terserap di proyek PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu) Margasari.

(JPC)

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.