JPU Tuntut Mati Terdakwa Pembunuhan di Jalan Tinumbu

Kamis, 4 April 2019 - 17:42 WIB

FAJAR. CO.ID, MAKASSAR— Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pidana mati terhadap terdakwa kasus dugaan pembunuhan dan pembakaran  satu keluarga, di lorong 166 B, Jalan Tinumbu, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar.

JPU membacakan tuntutannya dihadapan majelis hakim yang diketuai Supriyadi.

Tuntutan pidana mati, terkait kasus dugaan pembunuhan dan pembakaran satu keluarga, di lorong 166 B, Jalan Tinumbu, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar.

Dua terdakwa A Muhammad Ilham Agsari alias Ilho dan Sulkifli Amir alias Ramma, dikursi pesakitan Pengadilan Negeri Makassar.

Dalam tuntutan JPU yang dibacakan oleh Tabrani, menyatakan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah. Melakukan pembunuhan secara berencana, bersama-sama dan terorganisir.

“Menjatuhkan tuntutan bersalah, dengan tuntutan hukuman pidana mati,” tegas Tabrani, dalam amar tuntutannya.

Kedua terdakwa kata Tabrani dianggap telah terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 340 KUHP, dalam dakwaan primair, jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Adapun hal yang memberatkan terdakwa, yang menjadi pertimbangan JPU yakni karena perbuatan pembunuhan yang dilakukan oleh terdakwa, itu dilakukan secara berencana.

“Tindakan ini dilakukan pada malam hari. Dimana semua orang pada saat itu sedang tidur dimana korban, ini tidak ada upaya lain,” beber Tabrani.

Peristiwa ini juga sudah terstruktur, karena ada beli bensin dulu dan ada kerugian bukan hanya kerugian materi, tapi juga kerugian nyawa. Dimana ada rumah lain yang kena dampak dari pembakaran ini.

Usai sidang tuntutan digelar, keluarga korban langsung mengejar kedua terdakwa. Saat hendak digiring ke mobil tahanan untuk dibawa ke sel tahanan Rutan (Rumah Tahanan) klas I Makassar. (bs/eds)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *