Kementan Beri Bantuan Alsintan Petani Pesisir Selatan Senilai Rp 590 Juta

0 Komentar

PESISIR SELATAN – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) senilai Rp 590 juta ke sejumlah petani di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Bantuan diserahkan saat kunjungan kerja anggota IV BPK RI di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Selasa (2/4). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni dan beberapa pejabat pusat, provinsi dan petani penerima bantuan.

“Semoga bantuan Alsintan ini dimanfaatkan dengan baik sesuai fungsinya,” kata Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy.

Ia merinci alsintan tersebut terdiri dari traktor roda dua sebanyak 12 unit, cultivator 2 unit, dan pompa air 13 unit. Sisanya, berupa bantuan penyaluran pupuk bersubsidi, fasilitas dukungan kegiatan Alsintan, fasilitas dukungan kegiatan Pembiayaan Petanian, dan layanan dukungan manajemen (UPSUS).

“Dari seluruh bantuan Alsintan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian mencapai Rp 590 juta. Ada juga bantuan pendukung lainnya,” katanya.

Total bantuan pemerintah pusat Alsintan dan lain-lain sesuai data alokasi anggaran kegiatan Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Tahun 2019 total nilainya Rp 2.346.660.000.

Sementara penerima bantuan traktor roda dua di antaranya Kelompok Tani Sawah Laweh, dan Kelompok Tani sawah Jambak yang berkedudukan di Nagari Taluak Tigo Sakato, Kelompok Tani Kapalo Koto di Nagari Tuik.

Selanjutnya, bantuan pompa air diterima oleh Kelompok Tani Ranau indah, Nagari Taratak Tangah Lumpo, Kelompok Tani Gadih Basanai, Nagari IV Koto Mudiek, Kelompok Tani Taman Jaya, Nagari Sungai Nyalo.

Berikutnya, bantuan cultivator diterima oleh Kelompok Tani Tabek Saiyo, Nagari Koto Nan Tigo Selatan dan Kelompok Tani Harapan Tani, Nagari Kambang Barat.

Serta bantuan power thresher diterima oleh Kelompok Tani Sikabu Indah, Nagari Gunuang Bungkuak dan Kelompok Wanita Tani Lansano, Nagari Koto VII.

“Bantuan ini diserahkan untuk meningkatkan hasil pertanian di Pesisir Selatan. Selain itu, juga untuk menghemat biaya produksi petani,” pungkas Sarwo Edhy.

Sarwo Edhy menambahkan, kepada petani Pesel, Kementan juga memberikan bantuan lainnya. Seperti jaringan irigasi tersier, benih, pupuk bersubsidi dan sebagainya.

“Silakan ajukan bila masih membutuhkan bantuan lainnya. Kami siap membantu tidak hanya tanaman pangan, tetapi bila di Pesisir Selatan mengembangkan perkebunan, hortikuotura, florikultura atau peternakan, kami juga siap membantu,” kata Sarwo Edhy.

Sarwo menambahkan, bila ada jaringan irigasi di Pesisir Selatan yang rusak, juga bisa mengajukan bantuan ke Kementan. Begitu juga dengan asuransi pertanian, Kementan juga siap memberikan subsidi.

“Di Kementan ada bantuan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT). Apabila Pesisir Selatan membutuhkan RJIT atau pembangunan embun untuk mengairi persawahan, silakan ajukan ke kami,” pungkas Sarwo Edhy.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...