Nangis saat Ayah Ibu Bercinta, Bayi 9 Minggu Dicekik Sampai Mati

Kamis, 4 April 2019 - 08:51 WIB
Foto: SWNS/Screenshot

FAJAR.CO.ID, BURNTWOOD—Pasangan bernama Luke Morgan, 26, dan Emma Cole, 22, ini benar-benar sudah kehilangan akal sehat. Hanya karena bayi mereka yang berusia 9 minggu, Tyler sering rewel saat mereka sedang berhubungan seks, keduanya tega menghabisi sang buah hati.

Dalam pengadilan yang berlangsung pekan ini, terungkap sang bayi tewas dicekik setelah orangtuanya berdebat tentang kurangnya hubungan seks karena putranya bangun. Seorang tetangga mengatakan mereka mendengar Luke Morgan berargumen bahwa dia menginginkan seks tetapi tidak bisa memilikinya karena Tyler masih terjaga.
Sesuai pemeriksaan, bayi berusia dua bulan itu memiliki bekas gigitan di lengannya, demikian pengadilan mendengar. Luke dan Emma juga dituduh mencekik Tyler Morgan dan menyebabkan  tiga tulang rusuk patah.

Insiden tragis ini terjadi di flat mereka pada April 2014. Tetangga mengatakan Luke Morgan marah karena dia ingin berhubungan seks dengan Miss Cole dan batal karena Tyler bangun. Juri di Stafford Crown Court, United Kingdom mendengar klaim bahwa ada keterlambatan dalam menghubungi layanan darurat setelah Tyler pingsan pada dini hari.

Morgan dan Emma Cole dari Burntwood, Staffordshire, Inggris, menyangkal pembunuhan, menyebabkan atau membiarkan kematian Tyler, dan kekejaman terhadap anak. Jaksa Andrew Smith QC sementara itu menunjukkan kepada juri gambar cedera pada lengan kanan Tyler yang menurut ahli patologi menyerupai tanda gigitan manusia.

Smith mengatakan kepada juri yang terdiri dari tujuh pria dan lima wanita: “Pada pukul 02.42 pagi tanggal 29 April 2014, Emma Cole memutar nomor 999 untuk meminta dikirimi ambulans ke alamat rumahnya. Tyler Morgan, putra terdakwa berusia sembilan minggu, telah pingsan sebelum panggilan dibuat.”

Tewasnya Tyler dikarena dadanya ditekan. Itu menyebabkan pembekuan atau kompresi. Penyelidikan selanjutnya menemukan bahwa Tyler menderita luka serius sebelum kematiannya, termasuk tulang rusuk yang patah. Smith berkata: “Penuntut mengatakan bahwa Luke Morgan dan Emma Cole jelas berdebat pada dini hari. Pertengkaran mereka terjadi pada saat mereka berdua minum alkohol.”

Tyler sendiri sempat dibawa ke Rumah Sakit Walsall Manor, tiba pada pukul 3.40 pagi, dan dinyatakan meninggal pada pukul 4.03 pagi. Juri diberitahu beberapa tanda merah ditemukan di wajah Tyler, termasuk pangkal hidungnya, yang mungkin terkait dengan upaya resusitasi.

Selama wawancara polisi, Morgan mengatakan kepada petugas bahwa Tyler adalah bayi ’emas’ dan dia tidak tahu bagaimana dia bisa mati. Sementara itu, Cole mengatakan kepada polisi bahwa dia menelepon layanan darurat setelah dibangunkan dari tidur lelapnya oleh Morgan – dan mendapati Tyler tidak bergerak di ranjangnya.

Selama pidato pembukaannya kepada juri, Smith mengatakan Morgan dan Cole ditangkap dengan dugaan pembunuhan pada 4 Mei 2014, dan kemudian direkam secara terselubung ketika mereka berbicara satu sama lain. Dalam rekaman itu, Morgan dituduh mengatakan bahwa dia dulu menggigit Tyler ‘untuk membuatnya tersenyum’ selama bermain. Smith menambahkan bahwa tidak ada terdakwa yang memberikan penjelasan tentang tulang rusuk yang diderita Tyler. Persidangan, yang diperkirakan akan berlangsung hingga enam minggu, berlanjut. (Metro/amr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *