Sadis! Mahasiswa Mutilasi Pauluna Yowe Menjadi 13 Potongan, Ini Alasannya

0 Komentar

FAJAR.CO.ID–Mahasiswa berinisial YGM (21) memutilasi Paulina Yowe (20), perempuan warga Jalan Pertanian, Kampung Waenakawini, Distrik Anotaurei, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, Senin (1/4).

Korban diduga dimutilasi di sekitar areal landasan pacu bandara lama Serui sekira pukul 06.00 WIT. Saat ditemukan, tubuh korban tak utuh lagi. Polisi mendapati tubuh korban dalam 13 potongan di tiga titik.

“Pelaku memutilasi korban dengan menggunakan parang,” ucap Kapolres Kepulauan Yapen, AKBP Penri Erison saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos (FAJAR Grup) melalui telepon selulernya.

Hasil pemeriksaan menurut Penri Erison, pelaku mengaku dilecehkan korban, sehingga ia pulang ke rumahnya mengambil parang kemudian menghabisi dan memutilasi korban.

“Saat kami melakukan tes urine, pelaku positif menggunakan narkoba jenis ganja. Sehingga ketika dia memutilasi korban dalam pengaruh ganja. Saat ini pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan di ruang tahanan Polres Kepulauan Yapen,” ungkapnya.

Terkait kasus ini, sejumlah saksi telah dimintai keterangannya oleh penyidik. Polisi juga telah memasang garis polisi atau police line di TKP serta mengamankan barang bukti berupa sebilah parang yang digunakan tersangka memutilasi korban.

“Kasus ini sedang dalam proses penyidikan lebih lanjut dan situasi di wilayah hukum Polres Kepulauan Yapen dalam keadaan aman kondusif pasca kejadian tersebut,” tandasnya.

Kasus mutilasi ini menurut Penri Erison diketahui dari seorang saksi yang melapor ke piket Reskrim Polres Kepulauan Yapen sekira pukul 06.00 WIT. “Anggota menerima laporan bahwa tersangka telah memutulasi korban di sekitar areal landasan pacu bandara lama Serui,” katanya.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti Sat Reskrim yang langsung berkoordinasi dengan piket penjagaan dan piket satuan fungsi Polres Kepulauan Yapen untuk selanjutnya menuju TKP dan mengamankan tersangka.

“Dari hasil olah TKP I di sekitar area landasan pacu bandara lama Serui, ditemukan potongan tubuh mayat korban berjenis kelamin perempuan. Potongan tubuh yang ditemukan yakni potongan batas pinggang sampai ke paha,” tambahnya.

Tidak lama kemudian sekira pukul 08.30 WIT, menurut Penri Erison, olah TKP II dikembangkan ke dearah Kali Mati Distrik Yapen Selatan tepatnya di bawah jembatan Kali Mati.

Di lokasi tersebut ditemukan potongan tubuh lainnya milik korban yakni potongan bagian kepala, potongan bagian telapak kaki kiri dan kanan, potongan bagian betis kiri dan kanan, potongan bagian lengan kiri dan kanan dan potongan bagian telapak tangan sebelah kiri dan kanan.

Sekira pukul 09.10 WIT, olah TKP III dilanjutkan ke daerah tanjakan Pintu Angin Distrik Yapen Selatan, dan ditemukan potongan tubuh korban yakni potongan bagian pinggang sampai leher.

“Seluruh potongan bagian tubuh korban telah dievakuasi ke RSUD Serui untuk diidentifikasi dan diotopsi,” pungkasnya. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment