Bawaslu Telusuri Dugaan Politik Uang Tiga Caleg

Jumat, 5 April 2019 - 14:22 WIB
FAJAR.CO.ID, ENREKANG — Bawaslu Enrekang mendalami sejumlah kasus dugaan politik uang. Ada tiga caleg diduga terlibat.
Ketua Bawaslu Enrekang, Uli Nuha mengatakan ada sejumlah kasus dugaan pelanggaran pemilu yang sementara diproses. Termasuk dugaan politik uang atau money politics di beberapa titik. Salah satunya dilakukan oknum caleg PPP.
“Saat sosialisasi di Desa Rossoan, Kecamatan Enrekang, ada sosialisasi caleg PPP. Ini sosialisasi paket caleg DPR-RI dapil Sulsel III dan caleg DPRD kabupaten dapil I. Ini sementara kami usut,” ungkapnya, Jumat (05/04/2019).
Kata Uli, dugaan politik uang ini berdasarkan laporan masyarakat. Oknum caleg membagi-bagikan amplop berisi uang. Laporan masyarakat dan bukti-bukti awal sudah dikantongi untuk dugaan pelanggaran.
“Kami sudah memeriksa 8 saksi. Termasuk caleg DPR-RI Sulsel III inisial DI dan caleg kabupaten dapil I Enrekang inisial SM. Masih tahap klarifikasi semua, belum ada kesimpulan,” bebernya.
Selain dua caleg PPP, pihaknya juga mendapat laporan adanya dugaan politik uang dari oknum caleg Hanura dapil I Enrekang. Kasusnya, saat sosialisasi, oknum caleg inisial HD ini juga diduga membagi-bagikan uang.
“Jadi total ada tiga sementara masuk laporannya. Kerawanan pemilu yang disebabkan politik uang memang yang paling besar potensinya,” jelasnya. (fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.