BPCB Jatim Serahkan Pengamanan dan Pengawasan Situs Sekaran ke Pemkab Malang

Jumat, 5 April 2019 - 17:38 WIB

Situs Sekaran yang ada di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. (Fisca Tanjung/ JPC)

FAJAR.CO.ID, MALANG – Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur telah menyerahkan semua pengamanan dan pengawasan situs Sekaran yang ditemukan di proyek tol Malang-Pandaan (Mapan) seksi 5 kepada Pemkab Malang. Meskipun begitu, BPCB tetap akan membantu memantau situs.

“Kesepakatannya seperti itu, ke pemda (Pemkab Malang, Red). Mereka juga (melakukan) pengawasan. Kami tinggal menunggu laporan,” ujar Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim Andi Muhammad Said, Jumat (5/4).

Ditanya terkait standart pengamanan, Andi mengungkapkan bahwa hal tersebut diserahkan sepenuhnya kepada Pemkab Malang. “Kami tidak tahu standar mereka seperti apa. Kalau kami ya harus ada orang yang setiap hari ada di situ,” kata dia.

Sebenarnya dari BPCB sendiri juga akan menyediakan juru pelihara (jupel). Hanya saja, jupel tidak bisa setiap saat beroperasi. “Jupel kami juga selalu ada kok untuk memantau. Tapi kan tidak selalu bisa di situ karena dia punya tugas di tempat lain,” tambah Andi.

Terkait penelitian situs lebih lanjut, semuanya telah diserahkan ke Balai Arkeologi Jogjakarta. Mereka tidak berkolaborasi bersama. “Mereka (Balai Arekeologi Jogjakarta, Red) itu peneliti, kami pelestari. Kami sudah membuka seperti ini, silakan lanjutkan penelitiannya. Tapi kalau mereka butuh bantuan tenaga, kami bisa bantu,” terangnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Malang Sanusi juga telah meninjau Situs Sekaran yang berada di Desa Sekapuro itu beberapa hari lalu. Pada intinya pemkab menyatakan dukungan untuk melestarikan situs tersebut. “Artinya nanti kerja sama dengan Trowulan, selanjutnya mau diapakan. Kabupaten Malang mendukung kegiatan ini,” jelasnya.

“Kalau itu benar-benar situs ya harus dilestarikan. Nantinya Kabupaten Malang siap melestarikan,” tutup Sanusi.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.