Diancam Foto Tanpa Busananya Disebar, Pasrah ‘Digituin’ selama Dua Tahun

Jumat, 5 April 2019 - 17:13 WIB

FAJAR.CO.ID, PEKALONGAN – Sh alias Gg, 36, dibekuk oleh Sat Reskrim Polres Pekalongan. Warga Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, itu ditangkap atas kasus dugaan pencabulan dan penganiayaan.

Pelaku ditangkap polisi saat berada di rumah. Saat ditangkap tersangka tidak melakukan perlawanan.

Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan menjelaskan, penangkapan tersangka atas dasar laporan dari masyarakat ke pihak kepolisian. Dari laporan tersebut petugas langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan dengan melakukan pemeriksaan keterangan dari saksi pelapor, saksi korban dan saksi lainnya.

“Alhamdulillah malam tadi tersangka bisa ditangkap dan diamankan oleh petugas,” ucap dia, seperti dikutip dari JawaPos.com (Grup Fajar).

Dia membeberkan, kasus pencabulan dan penganiayaan terjadi pada Sabtu (9/3) sekitar pukul 18.30 WIB. Korban yang inisial ADM (15) warga Kabupaten Pekalongan menelpon kerabatnya, dan memberitahukan bahwa ia telah ditampar oleh pelaku.

Saat kerabatnya tersebut menanyakan penyebab korban ditampar, ADM mengaku sering disetubuhi pelaku sejak dua tahun lalu. Yakni dari 2016 sampai 02 Maret 2019.

Korban juga mengungkapkan bahwa dirinya bersedia disetubuhi pelaku karena diancam fotonya saat tanpa busana akan disebarkan jika tidak menuruti kemauan pelaku. Mendapat cerita tersebut, pihak keluarga kemudian melaporkannya ke polisi.

“Saat ini dia sudah kami amankan di Mapolres Pekalongan dan sedang dalam pemeriksaan. Apabila terbukti melakukan perbuatan tersebut, tersangka bisa dijerat dengan Pasal 76.D tentang undang-undang Perlindungan Anak yang ancaman hukumannya 15 tahun penjara,” tegasnya.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.