Ganjar Sampaikan Pesan Jokowi Soal Kasus Pengeroyokan di Purworejo

  • Bagikan

Baik Yuli dan rombongan pengeroyok saat itu bertemu di tempat tak jauh dari posisi korban tiap harinya bekerja. Kepolisian sementara menduga, peristiwa ini dipicu lantaran korban mengenakan kaos bergambar Jokowi. Para pengeroyok sempat meminta korban melepaskan pakaian yang dikenakannya sebelum menghajarnya ramai-ramai.Pada kesempatan ini pula, Ganjar juga menyampaikan pesan Jokowi lainnya. Supaya masyarakat jangan ada yang memprovokasi dan terprovokasi karena kejadian ini.“Jangan ada yang kepancing, karena suaranya mau ada balasan. Jangan. Jangan dibalas. Dan kejadian Solo maupun Purworejo jangan sampai terulang. Kan dulu di jalan Magelang kan terjadi, juga di Temanggung juga terjadi. Saya berharap kejadian seperti ini tidak terjadi,” harapnya.Ganjar pribadi mengaku telah menerima sederet laporan mengenai kondisi korban. Bahkan, pria berambut putih itu sudah memastikan langsung dengan menelpon yang bersangkutan. Rencananya, hari ini Ganjar juga telah janjian akan ngopi bareng Yuli di angkringan sekitar Kutoarjo.“Mudah-mudahan segera sembuh. Kemarin saya sudah telepon. Tadi janjiannya mau ke sini (angkringan). Saya juga mau ke sana sebenarnya, tapi diomongin dia mau diajak ke sini tapi ternyata tidak diajak ke sini,” akunya.Katanya, Yuli masih mengalami trauma keluar rumah akibat peristiwa yang menimpanya beberapa waktu lalu. Ia tak pernah menyangka jika hanya mengenakan kaus bergambar idolanya seperti kemarin bisa membuatnya mendapatkan lebam serta tujuh jahitan di bagian kepala.

  • Bagikan