Kampanye di Cirebon, Jokowi Perjelas 3 Kartu Sakti

Jumat, 5 April 2019 - 13:47 WIB

FAJAR.CO.ID–Calon Presiden (Capres) nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) kembali mempromosikan program 3 kartu sakti baru, apabila berhasil berkuasa di periode kedua. Kartu itu yakni, Kartu Sembako Murah, Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah, dan Kartu Prakerja.

Terkait kartu sembako murah, Jokowi memberikan pemahaman kepada massa bahwa kartu ini hanya untuk membeli bahan pokok. Namun tidak gratis, hanya memperoleh diskon besar.

“Pertama kartu sembako murah, nanti ibu-ibu pemegang kartu ini bisa buat beli beras, minyak, gula, dan sebagainya diberi diskon khusus, diskon besar. Siapa setuju tunjuk jari? Setuju yah?,” kata Jokowi di Pelabuhan Ikan Gebangmekar, Cirebon, Jawa Barat, Jumat (5/4).

Sementara KIP kuliah bertujuan untuk memastikan anak bangsa bisa menempuh pendidikan sampai jenjang perguruan tinggi. Sehingga masa depannya bisa lebih baik.

“Kedua nanti ada KIP, itu sudah jalan 4 tahun, berlaku untuk SD, SMP, SMA. Nanti ada KIP kuliah, lulusan SMA, SMK, bisa kuliah di akademi dan universitas, baik di dalam dan luar negeri dari beasiswa pemerintah,” imbuh Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi menjelaskan kartu prakerja. Nantinya, rakyat yang belum bekerja maupun yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) akan diberikan pelatihan oleh Kementerian, BUMN, hingga swasta. “Dan trainingnya tidak di dalam negeri tapi di luar negeri. Siapa setuju tunjuk jari,” tambahnya.

Dari program ini diharapkan rakyat memiliki kemampuan untuk bersaing di dunia kerja. Sehingga angka pebgangguran bisa ditekan.

Di sisi lain, mantan Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan, program ini baru akan dijalankan tahun 2019. Ketika dia terpilih kembali menjadi Presiden.

“Tiga kartu ini akan dimulai tahun depan karena ini programnya capres. Kita anggarkan tahun ini dilaksanakan tahun depan,” tandas Jokowi. (jp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *