Kurangi Sampah Plastik, Ditukar dengan Uang

Jumat, 5 April 2019 - 19:50 WIB

FAJAR.CO.ID, TAKALAR — Sampah botol plastik di Kabupaten Takalar dihargai Rp2 ribu rupiah per kilogram. Diharapkan, dihargainya sampah jenis tersebut warga termotivasi mengurangi sampah di Takalar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Takalar, Andi Rijal Mustamin mengatakan, menukarnya masyarakat bisa langsung membawanya ke kantor dinas atau juga bisa menyumbangkannya di masjid-masjid terdekat.

“Harganya juga kadang kami hargai Rp2.500 per-kilonya. Asal kualitasnya memang masih baik,” ucapnya, Jumat (5/4/2019).

Bupati Takalar, Syamsari Kitta membeberkan, program gerakan pengurangan sampah plastik memang adalah visi kabupaten Takalar, ke depannya. Mengajak masyarakat agar botol plastik yang didapat bisa dikumpulkan lalu ditukar dengan rupiah.

Bahkan, kemarin, di Lapangan Makkatang Dg Sibali, Takalar, Senin, 1 April, kata Syamsyari, pihaknya sudah menyerukan ini untuk bersama-sama menindaklanjutinya.

“Saya pikir ini langkah kongkrit untuk meraih Piala Adipura tahun ini. Apalagi tahun lalu sudah kita raih sertifikat. Tentunya, butuh kiat-kiat lagi untuk bisa meraih pialanya,” ucapnya.

Syamsari menambahkan, ini hanyalah salah satu dari Gerakan Masyarakat Tangkasa Na Gammara (Gema Tasamara) yang digelorakan Pemda Takalar. Karena, sejauh ini juga sudah ada program daur ulang sampah.

“Semoga dengan adanya konsep jual beli atau sedekah ini kami bisa menggugah semangat masyarakat Takalar untuk cinta lingkungan,” tambah bupati yang berhasil meraih Indonesian Vision Leader bidang Lingkungan Hidup ini. (sua)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *